Pembunuh Bayaran 4 Tokoh Nasional Ini Dapat Bayaran Rp150 Juta

Selasa, 28 Mei 2019 12:51

Menurutnya, kelompok tersebut telah melakukan survei terhadap rumah dari lima target sasaran pembunuhan. Eksekusi rencananya dilakukan 21 Mei 2019. ”Kelompok yang dipimpin HK ini berencana membaur dalam massa aksi 22 Mei sekaligus melakukan rencana jahatnya,” terangnya.Kelompok tersebut berbeda dengan kelompok yang yang sempat disampaikan Menkopolhukam, Wiranto. Tersangkanya berbeda dan barang bukti senjata apinya juga berbeda. ”jadi ada dua kelompok yang teridentifikasi,” jelasnya.Iqbal menjelaskan, kelompok ini belum diidentifikasi apakah merupakan kelompok teroris yang ingin memanfaatkan aksi 22 Mei atau tidak. ”Yang pasti, ini merupakan kelompok penunggang gelap aksi tersebut,” jelas jenderal berbintang dua itu.

Breaking News: KPK OTT Pejabat Imigrasi NTB, Terkait Izin Tinggal WNA

Memang terdapat petunjuk ada keterkaitan antara perusuh 22 Mei dengan penumpang gelap tersebut. Namun, semua sedang didalami. ”jadi ada dua elemen dalam aksi itu, pertama massa aksi damai, setelah berbuka dan beribadah bersama TNI dan Polri pulang semua. Lalu, elemen kedua yang menyerang memakai batu, parang panah, dan sengaja melukai petugas. Mereka sengaja menimbulkan korban untuk martir,” urainya.

Bagikan berita ini:
1
6
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar