Ramu Bubuk Mesiu, Satpam Bandara Juanda Tewas

Selasa, 28 Mei 2019 - 13:09 WIB

FAJAR.CO.ID, KEDIRI — Satu nyawa melayang akibat petasan di Dusun Sukorejo, Desa Kepung, Kediri, Jatim. Budi Setiawan, 45, tewas setelah terluka parah terkena ledakan bubuk petasan.

Satpam Bandara Juanda tersebut meninggal seketika di lokasi kejadian. Dua orang lain juga terluka parah.

Mereka adalah Dwi Muntiara, 47, dan Sumaji, 47. Dwi merupakan kakak Budi, sedangkan Sumaji adalah tetangga. Semua korban merupakan warga setempat.

Peristiwa tragis itu terjadi pada pukul 13.30. Ledakan tersebut terjadi di rumah Rukmini, 80, nenek Budi dan Dwi, tepatnya di dapur.

Saat itu, ketiganya sedang meramu bahan-bahan yang akan digunakan sebagai bubuk petasan.

Ledakan tersebut membuat rumah Rukmini dan isinya porak-poranda. Meski tak sampai roboh, tembok bangunan retak-retak akibat ledakan.

Kaca jendela pecah berserakan serta pintunya jebol. Genting rumah berserakan di tanah.

”Saya mendengar suara bum! Kemudian, tanah bergetar,” terang Agus Jayadi, warga setempat. Menurut dia, suara dan efek getar itu terasa hingga jarak sekitar 400 meter.

Panglima Mutasi 53 Pati TNI dari Tiga Matra

Polisi menyatakan, ledakan tersebut berasal dari aktivitas pembuatan petasan yang dilakukan ketiga korban.

Polisi baru bisa mengorek keterangan dari Dwi. Hingga tadi malam, hanya Dwi yang bisa berkomunikasi.

”Sebelum kejadian, saksi (Dwi, Red) saat itu baru bangun tidur,” terang Wakapolsek Kepung Ipda Sunarko.

Dari lokasi kejadian, polisi mengamankan barang bukti berupa dua kaleng plastik yang digunakan mengocok, sekitar 50 gram bubuk mesiu, dan sekitar 1 kilogram pupuk urea.

Ada juga sumbu petasan dan tujuh batang mercon yang masih belum diisi obat. Seluruh barang bukti tersebut kini disimpan di Mapolsek Kepung. (jpnn)