7 Tips Membantu Mengatasi Trauma


FAJAR.CO.ID–Bangkit dari trauma memang tak mudah dan butuh proses. Namun, jangan menyerah dengan keadaan dan cobalah untuk berusaha mengatasinya dengan berbagai cara.Tak semua orang bisa pulih dari trauma dengan cepat. Ada yang bisa dengan mudah melupakannya, ada traumanya datang dan pergi, dan ada pula yang selalu dihantui trauma sepanjang hidupnya.Meski Anda begitu terluka, tetapi berdamai dengan trauma masa lalu itu perlu. Karena, jika terus dibiarkan begitu saja, trauma bisa memengaruhi hidup. Beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk membantu mengatasi trauma antara lain:

1. Terapi dengan psikolog atau psikiater

Penanganan trauma memang bisa berbeda-beda, bergantung pada tingkat keparahannya. Namun, jika trauma sudah menjadi post-traumatis stress disorder atau PTSD, dr. Andika Widyatama dari KlikDokter mengatakan bahwa terapi utamanya adalah psikoterapi. Selain itu, ada kalanya pemberian obat dibutuhkan sebagai bagian dari terapi.

2. Akui dan cobalah bersikap lebih terbuka

Semakin Anda menghindar dan menyimpannya rapat-rapat, semakin parah dampak trauma yang dihasilkan. Cobalah untuk akui kesalahan, memaafkan diri sendiri, dan menumbuhkan kembali rasa percaya diri.Untuk memulainya, dr. Andika menyarankan untuk mencurahkan pikiran dan perasaan. “Bercerita pada orang yang mengalami kejadian serupa akan dapat lebih menguatkan diri karena korban menjadi merasa tidak sendiri. Selain itu, mencurahkan isi pikiran dan perasaan juga dapat dilakukan dengan cara menulis jika korban tidak cukup nyaman untuk berbagi cerita kepada orang lain,” kata dr. Andika.

3. Kelilingi diri dengan orang-orang yang membuat Anda tenang

Merasa cemas memang wajar, tetapi kalau terlalu sering, itu bisa berdampak buruk pada kondisi psikis penderita trauma. Jadi, kelilingilah diri dengan orang-orang yang dapat membuat Anda tenang.

4. Mengalihkan pikiran negatif

Caranya adalah dengan menyibukkan diri, misalnya menjadi relawan atau bergabung dengan suatu komunitas.

5. Relaksasi

“Cara paling mudah, penderita dapat melakukan meditasi atau peregangan. Fokuskan pikiran dan perasaan pada hal yang positif dan menumbuhkan semangat. Bayangkan berbagai peristiwa atau hal yang pernah membuat diri bahagia,” jelas dr. Andika.

KONTEN BERSPONSOR

Komentar