Dermaga Pelabuhan Bajoe Jebol, Penumpang Mendongkol

Rabu, 29 Mei 2019 - 09:16 WIB

FAJAR.CO.ID,WATAMPONE–Movable bridge (MB) di ujung dermaga Pelabuhan Bajoe, jebol. Dampaknya, kendaraan tak bisa melintas masuk ke atas kapal. Tidak adanya kejelasan pemberangkatan penumpang di Pelabuhan Bajoe Bone, membuat antrean panjang di pelabuhan tersebut, Selasa, (28/5).

Puluhan bus, truk, dan mini bus sejak pukul 15.00 wita, menunggu pemberangkatan. Selain itu ratusan penumpang kapal juga terlihat menunggu di sepanjang dermaga.

Di ujung dermaga sudah ada KMP Misima yang sejak sore sandar, menunggu perbaikan MB. Hingga pukul 22.00 wita pihak pelabuhan masih terus melakukan perbaikan.

“Kita tidak bisa pastikan kapan selesai, tapi kita pastikan malam ini. Pekerja kita masih melakukan pengelasan,” kata Muh Alwi, pengawas kapal Otoritas Pelabuhan Penyebrangan (OPP) Bajoe.

Alwi juga mengakui jika MB memang sudah keropos dan memasuki musim mudik aktivitas di pelabuhan meningkat, berbagai jenis kendaraan juga meningkat sehingga membuat MB jebol.

” Yang sandar sekarang ini KMP Misima, harusnya sesuai jadwal tinggalkan pelabuhan pukul 20.00 wita, tapi karena ada kendala ini harus tertunda dulu sampai perbaikan selesai,” jelasnya.

Alwi juga bilang, malam ini (kemarin.red) kapal dari Kolaka diperkirakan akan tiba pukul 23.00 wita, namun dipastikan tidk bisa lamgsung sandar di dermaga pelabuhan Bajoe.

” Jadi dia berlabuh dulu di tengah nanti setelah perbaikan selesai, dan kapal yang sementara sandar berngkat, baru bisa merapat ke pelabuham untuk bongkar muatan,” tuturnya.

Muh Obi, salah satu penumpang kapal mengaku dirinya sudah mengantre sejak pukul 15.00 wita. Hingga pukul 22.00 wita dirinya masih berada di dermaga mengantre.

“Tidak ada juga penjelasan dari pihak pelabuhan kenapa sampai pemberangkatan molor seperti ini, baru tidk ada kejelasan juga jam berapa kita bisa naik kapal,” keluhnya.

Pemudik yang akan menuju Kendari itu sudah mendongkol, dirinya mengetahui penyebab pemberangkatan molor setelah melihat langsung perbaikan MB di ujung dermaga. “Pengerjaanya juga lambat sekali, tadi sore hanya dua orang yang kerjakan itu. Malam baru bertambah pekerjanya,” kesalnya. (bay)

loading...