Tak Sulit Bangkitkan Ramadan di Jinzhou


FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Para muslim di Jinzhou, China membuat suasana Ramadan sendiri. Mereka memenuhi masjid atau sekadar berkumpul untuk menjalankan ibadah.Jinzhou merupakan salah satu kota yang berada di Provinsi Liaoning (wilayah timur laut China). Di Kota ini ada cukup banyak muslim yang menjalankan ibadah puasa.Mahasiswa asal Sulsel, Karina Dinda Lestari melanjutkan studi pendidikan dokternya di Jinzhou. Ini merupakan tahun keempatnya menjalankan Ramadan di negeri tirai bambu.Karena penduduknya merupakan mayoritas non muslim, tak ada festival yang digelar terkait Ramadan. Kegiatan dibuat sendiri oleh mahasiswa muslim untuk menghidupkan suasana ramadan.Di Jinzho ada Komunitas muslim yakni We Are Muslim yang menaungi mahasiswa muslim dari berbagai negara. Saat Ramadan, rutin melakukan kegiatan buka bersama, tarawih dengan masyarakat muslim dari berbagai negara.Usai menjalankan aktivitas perkuliahan. Mahasiswa muslim juga biasanya melakukan tarawih di lapangan kampus, karena jarak masjid yang cukup jauh. “Masjid di Jinzhou butuh waktu sampai 30 menit untuk ke sana dari kampus. Kebanyaan kami tinggal di apartemen kampus,” ujarnya.Ramadan selalu bertepatan dengan musim panas sehingga hari menjadi panjang. Berpuasa hingga 17 jam dari Pukul 02.30 dan berbuka di Pukul 19.30. Kesulitan yang lain masyarakat muslim harus selektif memilih makanan karena makanan yang dijajakkan kebanyakan makanan non halal.(ind/dni)

Komentar

Loading...