Banyak Manuskrip Sejarah Sepak Bola Terbawa ke Belanda

Kamis, 30 Mei 2019 13:22

Perkembangan sepak bola menjadi industri bagaikan pedang bermata dua. Di mana pada satu sisi tim dituntut untuk memenangkan kompetisi, agar banyak ditonton dan sponsor berdatangan. Akan tetapi di sisi lain tim juga dituntut untuk melakukan pembibitan pemain lokal. Ini dua hal yang saling bertentangan.”Kita harus akui bahwa pemain lokal yang bersinar itu karena memang karena bakat alam. Tidak seperti di luar negeri yang bisa dibentuk dengan program. Kekurangan pemain lokal lain adalah suplai nutrisi yang tidak terlalu bagus, yang membuat fisik mereka kurang maksimal,” ungkapnya.Dosen Fakultas Sastra Unhas ini juga menambahkan, pada masa dahulu banyak muncul pemain berbakat karena masih banyak lapangan yang bisa digunakan untuk bermain. Namun seiring dengan jalan waktu lapangan kian menyusut.Bahkan lapangan Karebosi yang dahulunya banyak lapangan. kini tinggal tiga saja. Itu membuat semakin sedikit orang yang ingin bermain.”Untuk meningkatkan prestasi sepak bola, harusnya lapangan diperbanyak. Semakin banyak lapangan akan semakin banyak pula yang bermain. Dari sana kita bisa menemukan bibit pemain baru,” tambahnya. (*/arm)

Komentar


VIDEO TERKINI