KPK Masih Telusuri Uang Rp70 Juta di Meja Kerja Menteri Agama


FAJAR.CO.ID, JAKARTA–Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga uang yang diterima Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin senilai Rp70 juta bukan bagian dari uang yang disita KPK dari laci meja kerjanya beberapa waktu lalu.Sebab, dalam dakwaan mantan Kakanwil Kemenag Jatim, Haris Hasanuddin, Lukman disebut menerima uang sebesar Rp70 juta terkait kasus dugaan suap pengisian jabatan di lingkungan Kemenag.

PLN Sukses Bukukan Laba Bersih Rp11,6 Triliun

Sementara pada pertengahan Maret lalu, KPK telah menyita uang sebesar USD30.000 dan Rp180 juta dari laci meja kerja Menag, Lukman. KPK menduga uang sitaan itu berkaitan dengan pokok perkara yang tengah ditangani.“Saya kira itu sumber yang berbeda ya,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah, Kamis (30/5).KPK tengah mendalami asal mula penerimaan uang yang ditemukan di laci meja kerja Lukman tersebut. Sedangkan penerimaan uang Rp70 juta dari Haris, akan dibongkar saat di persidangan.Kendati demikian, mantan peniliti Indonesia Corruption Watch (ICW) ini, masih enggan terang-terangan terkait sumber uang yang disita tersebut, lantaran masih dalam proses penyidikan. Menag Lukman sebelumnya mengaku bahwa uang itu merupakan honorarium dan dana operasional menteri.“Meskipun saksi menyebut pada waktu itu uang tersebut diperoleh dari sumber lain, seperti honorarium. Tetapi KPK tidak akan bergantung dengan hal tersebut,” ungkap Febri.

Menantu JK Dukung SaDap Maju Pilwali Makassar

Dia memastikan akan mengembangkan kasus ini seiring sudah masuknya dua tersangka yaitu Haris Hasanuddin dan mantan Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik, Muhamad Muafaq Wirahadi ke pengadilan.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...