M Yasir Umrah, Rismayani Tolak Komentar, Dugaan Baru Ada Pemalsuan Dokumen


FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Upaya hukum yang dilakukan dua caleg Golkar M Yasir dan Rismayani A Hamid di Mahkamah Konstitusi (MK) bakal menemui jalan berliku. Ditengarai ada pemalsuan dokumen dipakai berperkara di MK.Indikasi pemalsuan dokumen itu salah satunya, karena Mahkamah Partai tidak merekomendasikan kasus aduan Rismayani dan M Yasir tapi tetap terdaftar di MK.Pengamat sekaligus praktisi hukum Jhon Ardiansyah mengatakan, DPP Golkar  harus mengusut tuntas perilaku oknum DPP Golkar yang bermain memalsukan rekomendasi hingga berperaka di MK. “Ini pelanggaran hukum serius yang harus ditindaki dan merusak internal Golkar, tidak boleh dibiarkan,” kata Jhon, Kamis 30 Mei 2019.Sementara itu, Muhammad Yasir yang dikonfirmasi, terkait gugatannya terdaftar di MK, menyerahkan sepenuhnya gugatan itu ke tim hukumnya.”Ya sudah kalau ada (terdaftar di MK, saya nggak tahu benar soalnya saya lagi umrah. Gugatan itu pengacara saya semua yang urus. Kalau disodori (berkas) untuk tanda tangan saya tanda tangani,” katanya.Sementara terkait dirinya dilaporkan ke Bareskrim Mabes Polri atas dugaan pemalsuan dokumen Yasir menyebut hal itu sebenarnya salah alamat. Karena yang digugat ke MK bukan Supriansa, tetapi KPU.”Kenapa harus ke polisi, ini kan pemilu. Apalagi ini internal, artinya ke Mahkamah Partai dong. Sebetulnya ini semua tidak terlalu saya pikirkan,” katanya. Yasir juga merasa tidak melakukan pemalsuan dokumen apapun.

Komentar

Loading...