PLN Sukses Bukukan Laba Bersih Rp11,6 Triliun


FAJAR.CO.ID, JAKARTA–PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) membukukan laba bersih besar Rp11,6 triliun sepanjang 2018. Angka tersebut meningkat signifikan dibandingkan 2017 yang tercatat sebesar Rp4,4 triliun.Sepanjang 2018, PT PLN mencatatkan laba operasional sebesar Rp35,9 triliun, naik Rp10,4 triliun dibanding laba operasional tahun 2017 yang tercatat sebesar Rp25,5 triliun. Direktur Keuangan PLN, Sarwono Sudarto mengungkapkan peningkatan kinerja operasi dan keuangan perusahaan ditopang dari pertumbuhan penjualan, efisiensi operasi, serta dukungan pemerintah melalui Domestik Market Obligation (DMO) Batubara baik harga maupun volume.

Dugaan Kecurangan Pemilu, Bawaslu: Pelapor dan Terlapor Siapkan Bukti

“Membaiknya kinerja perusahaan juga ditopang oleh penguatan kurs mata uang rupiah pada akhir tahun dan penurunan harga ICP dibanding dengan triwulan ketiga 2018,” kata Dwi dalam keterangannya, Kamis (30/5).Dibanding tahun sebelumnya, penjualan tenaga listrik selama 2018 mengalami peningkatan sebesar Rp 16,9 triliun menjadi Rp 263,5 triliun. Kenaikan nilai penjualan ini terutama didukung oleh pertumbuhan penjualan 5,15 persen sehingga volume penjualan listrik tahun 2018 menjadi sebesar 234 Terra Watt hour (TWh).Angka tersebut, menurut dia, lebih tinggi jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun (YoY) sebelumnya sebesar 223 TWh. Kenaikan konsumsi listrik selama tahun 2018 tersebut didominasi oleh pertumbuhan konsumsi listrik oleh pelanggan bisnis dan industri.“Peningkatan penjualan tersebut sejalan dengan keberhasilan PLN selama tahun 2018 menambah kapasitas pembangkit serta menambah jaringan transmisi sepanjang 5323 kilometer sirkuit (kms) menjadi 53.606 kms dan menambah Gardu Induk sebesar 20.645 MVA menjadi 131.164 MVA,” ungkap Sarwono.

Sepak Terjang Emma Sri Martini, Dirut Telkomsel yang Baru

Peningkatan konsumsi kWh ini juga tidak terlepas oleh adanya kenaikan jumlah pelanggan. Sampai dengan akhir tahun 2018, PT PLN telah mencatatkan 71,9 juta pelanggan atau bertambah sekitar 3,8 juta pelanggan dari akhir tahun 2017.

Komentar

Loading...