Presiden Afsel Bentuk Kabinet Berisi 50 persen Menteri Perempuan


FAJAR.CO.ID, JOHANNESBURG—Presiden Afrika Selatan, Cyril Ramaphosa pada hari Rabu waktu setempat menetapkan Kabinet dengan 50 persen wanita. Hal tersebut menjadikan negara itu satu dari sedikit di dunia yang melakukan penyeimbangan gender dalam kabinet.Pengumuman Presiden Cyril Ramaphosa mengikuti langkah serupa oleh Ethiopia dan Rwanda tahun lalu. Ramaphosa memotong kabinet dari 36 menteri menjadi 28 saat ia berusaha mengurangi banyaknya pejabat di era pendahulunya Jacob Zuma, yang mengundurkan diri tahun lalu setelah adanya tekanan di tengah tuduhan korupsi.Memerangi korupsi dan salah urus yang menghabiskan milyaran rand adalah masalah utama yang dihadapi Kongres Nasional Afrika yang berkuasa. Kepemimpinan ANC masih diisi beberapa sekutu Zuma, yang mempersulit upaya Ramaphosa dalam reformasi yang ingin memulihkan kepercayaan investor pada ekonomi, yang paling berkembang di Afrika sub-Sahara.Menciptakan lapangan kerja adalah tantangan besar lainnya di negara di mana pengangguran lebih dari 25 persen. “Orang-orang yang saya tunjuk hari ini harus menyadari bahwa harapan rakyat Afrika Selatan tidak pernah lebih besar dan bahwa mereka akan memikul tanggung jawab besar,” kata Ramaphosa dalam pidato nasional yang menekankan perlunya pemerintahan yang “etis”.Kabinet baru Afrika Selatan mempertahankan Wakil Presiden David Mabuza, yang juga menghadapi tuduhan korupsi tetapi membantah melakukan kesalahan. Yang tersisa juga adalah Menteri Keuangan Tito Mboweni dan menteri perusahaan publik dan mantan menteri keuangan Pravin Gordhan. Keduanya masih dianggap baik.

KONTEN BERSPONSOR

Komentar