4 Kali Mangkir, Menteri ESDM Akhirnya Diperiksa KPK


FAJAR.CO.ID, JAKARTA–Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan akhirnya memenuhi panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), pada Jumat (31/5). Jonan tiba di gedung KPK sekitar pukul 08.40 WIB. Dia akan diperiksa terkait kasus suap proyek PLTU Riau-1.“Yang bersangkutan akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka SFB (Mantan Direktur Utama PT PLN, Sofyan Basir),” kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, saat dikonfirmasi Jumat (31/5).Ini adalah pemeriksaan pertama kali bagi Jonan. Sebelumnya ia empat kali tidak menghadiri panggilan yaitu pada 13 Mei, 15 Mei, 20 Mei, dan 27 Mei 2019.

Jong Un Bersih-bersih Negosiator Hanoi

Pada pemanggilan sebelumnya, Jonan beralasan sedang melakukan kunjungan kerja keluar negeri. Sehingga baru hari ini Jumat (31/5) dia dapat memenuhi panggilan penyidik KPK.Keterangan Jonan dibutuhkan untuk dugaan perkara suap proyek pembangunan PLTU Riau-1 dengan tersangka mantan Direktur Utama PT PLN (Persero), Sofyan Basir. Sofyan diduga berperan aktif dalam mengatur jalannya proyek tersebut.Peran Sofyan terlihat dari keaktifannya terlibat dalam sejumlah pertemuan guna membahas kelanjutan proyek. Melalui beberapa pertemuan yang dihadirinya, Sofyan diduga berulang kali membahas terkait berjalannya proyek PLTU tersebut, termasuk penunjukkan Johanes Budisutrisno Kotjo untuk menangani proyek PLTU Riau-1.

Keluhan Tak Didengar, Petani Bakar Lahan Padi

Dalam kasus ini, KPK menduga Sofyan bersama-sama dengan mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR Eni Maulani Saragih dan eks Sekjen Golkar, Idrus Marham menerima suap dari Pemegang saham PT Blackgold Natural Resources Limited, Johanes Budisutrisno Kotjo.

Komentar

Loading...