ASDP Jual Tiket Lampaui Kapasitas Kapal


FAJAR.CO.ID, WATAMPONE–Penjualan tiket di Pelabuhan Penyeberangan Bajoe tidak terkontrol dan melebihi kapasitas kapal. Hal tersebut membuat pemudik tertahan di pelabuhan.Otoritas Pelabuhan Penyeberangan (OPP) Bajoe, Syahbandar Kelas II Bajoe, pihak TNI dan Polri yang juga dihadiri oleh tim monitoring angkutan lebaran kementerian perhubungan RI, menggelar rapat koordinasi membicarakan kondisi tersebut.Muhammad Asgar, Kepala Syahbandar Kelas II Bajoe itu menjelaskan penumpukan penumpang ini disebabkan karena pihak Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP) yang menjual tiket melampaui dispensasi.”Sehari kan ada tiga trip Bone menuju Kolaka, kan jelas itu setiap kapal kapasitasnya berapa. Seperti kapal yang mau berangkat malam ini (kemarin.red) KMP Permata Nusantara kapasitasnya hanya 266 orang saja, tapi penumpang yang pegang tiket jumlahnya lebih dari itu,” kata Muh Asgar, saat ditemui di pelabuhan penyebrangan Bajoe, Kamis, (30/5) malam.Dia menyesalkan pihak ASDP yang menjual tiket tidak memperhatikan hal tersebut, ditambah lagi setiap tiket yang dijual juga tidak tertera nama kapal, sehingga masyarakat bebas memilih kapal, apalagi di tiket juga tidak tertera masa kedaluwarsa.”Jadi selama tiket tidak terpotong itu masih berlaku. Tidak ada nama kapal juga tertera, sehingga penumpang bebas mau pilih kapal mana. Hal ini sudah sering kita sampaikan kepada pihak ASDP dan tahun lalu kasusnya juga seperti ini,” ungkapnya.

Komentar

Loading...