Buat Polemik , Kadis Pariwisata Torut Diminta Mundur

0 Komentar

FAJAR.CO.ID. RANTEPAO–Kadis Pariwisata Toraja Utara Harly Payriatno dituntut mundur dari jabatannya. Ia dianggap menciptakan polemik soal pengembangan pariwisata di dou Toraja. Pengembangan pariwisata Toraja dengan destinasi Tana Toraja dan Toraja Utara adalah satu kesatuan yang tidak boleh dipisahkan.

Pernyataannya menolak pembangunan Bandara Buntu Kuni dianggap sebagai polemik yang justeru bisa berdampak negatif terhadap kepariwisataan di dua daerah ‘kembar’ itu.

Pemerhati Pariwisata, Luther Barrung, yang juga ketua DMO pariwisata Toraja minta agar yang bersangkutan segera dievaluasi untuk mundur dari jabatannya. Yang bersangkutan dinilai melawan kebijakan presiden Jokowi yang menginginkan bandara Buntu Kuni dipercepat untuk bisa segera dipergunakan tahun 2020 mendatang.

Kadis pariwisata Torut dinilai tak mampu untuk bekerja sama dalam pengembangan pariwisata Toraja. Pernyataannya memantik polemik . “Saya sangat prihatin dengan pernyataanya dan memang selama ini kebijakanya tak bisa membangkitkan kepariwisataan, justeru polemik, kalau bisa dievaluasi oleh bupati untuk mundur dari jabatannya, ” kesal Luther yang juga mantan pejabat Deparpostel ini, Jumat (31/5).

Menanggapi hal itu Harly membantah tudingan tersebut. Ia mengaku bukan menyatakan penolakan tapi menyoroti keterlambatan pekerjaan. Ia juga menampik dirinya tak mendukung kepariwisataan di dua daerah baik Tana Toraja maupun Toraja Utara. “Saya ketika rapat percepatan fasilitasi pengembangan destinasi pariwisata Toraja menyoroti lambatnya realisasi pembangunan infrastruktur pariwisata baik jalan maupun bandara, jadi saya bukan berarti menolak pembangunan bandara,” jelas Harli. (fkt)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment