Cerita Nailah, Puasa 15 Jam di Negeri Finlandia


FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Suasana Ramadan terasa berbeda bagi Nailah Syauqi. Ia menjalani ibadah puasa di Jarvenpaa, Finlandia. Tak lagi bergantung pada orang tua, semua dilakukan secara mandiri, termasuk dalam menjalankan ibadah tarawih.Matahari akan terbit lebih awal dan terbenam lebih lama, yang menyebabkan waktu berpuasa lebih panjang dibanding di Indonesia yakni 20 jam. Namun, Nailah berpuasa mengikuti waktu negara Turki atau Mekkah, yakni sekitar 15 jam.Setelah berbuka puasa, siswi yang menjalani program pertukaran pelajar di Jarvenpaa Lukio High School ini akan sibuk mempersiapkan diri untuk tarawih. Meski jumlah masjid bisa dihitung jari, tetapi Nailah tetap semangat beribadah.”Penduduk disini cuma sekitar 5 juta dan umat muslim pun sangat minoritas. Jadi apapun harus dilakukan sendiri,” ungkap cewek yang hobi fotografi ini.Ia bercerita, masjid pilihannya untuk tarawih terletak di daerah Vantaa dekat Kapital. Masjid tersebut sering dijuluki sebagi tempat ibadahnya orang Turki.”Kebanyakan laki-laki, perempuannya sedikit sekali. Tapi sering diadakan buka puasa bersama kok,” cuapnya.Makanan khas dan halal untuk dikonsumsi juga sulit didapatkan. Untuk menyiasatinya, cewek kelahiran Jakarta, 19 Januari 2002 silam ini selalu berkreasi membuat menu berbuka dan sahur sendiri.”Sering makan roti dipadukan kurma, tapi kalau ingin makanan lebih berat biasanya masak mi atau bakso,” tutupnya.(sul/yuk)

KONTEN BERSPONSOR

Komentar