Kivlan Zen Dipenjara, Prabowo ke Austria, Sandi ke Amerika


Dua nama pertama terjerat kasus makar. Sementara Mustofa yang ditangkap pada Minggu (26/5), terbelit kasus penyebaran hoaks terkait kerusuhan 22 Mei.

Kreasi Hamzah

Sebelumnya, korps baju cokelat juga menangkap eks Danjen Kopassus Mayjen TNI (Purn) Soenarko, dengan sangkaan menyelundupkan senjata serbu jenis M4 Carbine. Selain Soenarko, Polri juga menangkap tiga orang dengan barang bukti satu pucuk pistol jenis glock, sepucuk revolver, dan 12 dus peluru.Kapolri, Jenderal Tito Karnavian mengungkapkan, senjata-senjata itu akan dipakai untuk menembak massa, yang akan berdemonstrasi 22 Mei. Tujuannya agar seolah-olah dilakukan aparat, sehingga menimbulkan kemarahan publik. Beberapa pendukung 02 lainnya juga sudah dibidik Polri. Ustad Bachtiar Nasir sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pencucian uang. Dia sudah berkali-kali dipanggil Polisi, tapi belum diperiksa. Sebab, ia masih berada di Saudi.Nah, di saat beberapa pendukungnya dipastikan bakal Lebaran di dalam bui, Prabowo dan Sandi justru diketahui punya agenda di luar negeri. Sandi bahkan memastikan akan berlebaran di Amerika. Sementara Prabowo sendiri sudah berada di Austria. Dia bertolak ke negeri Eropa itu dari Dubai, Uni Emirates Arab pada Selasa (28/5).Data imigrasi mencatat, Prabowo dan rombongan tinggal landas dari Bandara Halim Perdanakusumah pukul 08.14 WIB dengan Pesawat Charter Private Jet Ambraer 190/ Lineage 1000 noreg: 9HNYC menuju Dubai. Pesawat mendarat sekitar pukul 13.53 atau 16.53 WIB.

Guru Honorer Pendukung Prabowo Ditahan Kasus Hoaks, Ini Pengakuannya

Pesawat itu kemudian bertolak dari Bandara Al Maktoum pukul 15.09 atau pukul 18.09 WIB dan mendarat di Bandara Internasional Vienna Austria, pukul 19.13 Central European Summer Time (CEST), atau pukul 00.13 WIB, Rabu (29/5). Sandiaga menyebut, Prabowo ke Austria untuk mengecek kondisi kesehatannya. Tetapi dia menegaskan, Prabowo tidak sakit.

KONTEN BERSPONSOR

Komentar