Supriansa Ditantang Buktikan Laporan, Kalau Tidak Bisa, Terancam Dilapor Balik


Yasir mengaku menggugat ke MK karena menduga KPU Soppeng salah dalam melakukan pencatatan suara. Juga karena secara nyata diakui oleh KPU bersama Panwas Soppeng bahwa mereka membuka kotak suara di beberapa kecamatan yang tidak sesuai dengan prosedur. “Ini yang perlu diuji,” ungkap Yasir.Caleg nomor urut 5 itu menegaskan, langkah yang diambil Supri ibarat mendulang air keciprat wajah sendiri. “Sebenarnya, kalau benar di Soppeng itu semua berjalan baik-baik saja, tidak perlu ada yang kebakaran jenggot. Ini KPU yang kita persoalkan kok malah Supriansa yang sibuk membela diri,” ujar Yasir.Dia juga menyesalkan Supriansa yang bertindak atas nama pribadi terkait persoalan ini. Menurut Yasir, ini urusan politik Partai Golkar. “Lucunya, kemudian Supriansa melaporkan saya ke polisi. Saya tidak mengerti apakah Supriansyah paham aturan partai atau dia salah mendapat informasi. Saya ini sebagai Caleg DPR RI Partai Golkar. Artinya partai harus ikut dilaporkan atas laporan ini. Saya mengajukan permohonan ke Mahkamah Partai dan Mahkamah Konstitusi karena saya adalah Caleg Partai Golkar bukan pribadi apalagi saya juga ikut menyumbang suara sebesar 51 ribu,” kata Yasir.Pengamat sekaligus praktisi hukum Jhon Ardiansyah dalam pemberitaan sebelumnya mengatakan, DPP Golkar harus mengusut tuntas perilaku oknum DPP Golkar yang bermain memalsukan rekomendasi hingga berperkara di MK. “Ini pelanggaran hukum serius yang harus ditindaki dan merusak internal Golkar, tidak boleh dibiarkan,” kata Jhon, Kamis 30 Mei 2019.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...