Mangkir Upacara, Tunjangan Kinerja ASN Bakal Dipotong

Sabtu, 1 Juni 2019 11:54
Mangkir Upacara, Tunjangan Kinerja ASN Bakal Dipotong

Sementara itu, sebagai peringatan Hari Lahir Pancasila, semua ASN harus mengingat bagaimana sejarah pendiri bangsa menciptakan ideologi negara ini. Sehingga Pancasila harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, terlebih untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. “Hari Lahir Pancasila penting untuk merefleksikan kita ke pendiri negara yang membuat Pancasila sehingga Indonesia menyatu sebagai bangsa,” tegas Bima.Pentingnya memperingat Hari Lahir Pancasila membuat semua ASN diwajibkan menggelar upacara. Sekalipun sudah memasuki hari libur. Bahkan ada sanksi berat bagi yang tidak mengindahkan intruksi tersebut. Oleh karena itu semuanya diwajibkan melaksanakannya.“Semuanya upacara baik yang cuti maupun tidak cuti. Yang cuti upacara di daerah masing-masing di kantor yang paling dekat dengan tempat tinggalnya,” ungkap Bima.Sementara itu, bagi ASN yang membandel atau mangkir dari upacara, akan dikenakan aturan mainnya sendiri. Yakni ada sanksi berupa teguran lisan hingga pemotongan tunjangan kinerja. “Saya kira tidak terlalu berat maksimum 2 persen saja ini untuk mendisplinkan ASN,” tambah Bima.Lebih lanjut, Bima mengatakan, bagi ASN di instansi pusat yang melaksanakan upacara di daerah harus melampirkan bukti. Bisa berupa foto selfie di lapangan upacara. Kemudian dikirim ke atasan masing-masing untuk diteruskan secara berjengjang hingga level pimpinan.

Bagikan berita ini:
8
9
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar