Ganjar: Di Warung, Ani Yudhoyono Tak Malu Makan Pakai Tangan

Minggu, 2 Juni 2019 - 20:30 WIB

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengaku beberapa kali bertemu Ani Yudhoyono ketika istri Presiden RI keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu dalam kondisi kesehatan yang prima. Dari pertemuan itu, Ganjar menyebut Ibu Ani ialah sosok yang mudah bergaul dan tidak sombong.

Pengakuan Ganjar itu diucapkan ketika menghadiri upacara pemakaman jenazah Ibu Ani Yudhoyono di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama (TMPNU) Kalibata, Jakarta Selatan, Minggu (2/6).

Ganjar bercerita, pertemuan awal dengan Ibu Ani terjadi di Kudus, Jawa Tengah. Saat itu, Ibu Ani mendampingi SBY, yang melakukan lawatan dinas ke Kudus sebagai Presiden RI.

Ganjar yang berstatus sebagai Gubernur Jawa Tengah, ikut serta menemani lawatan dinas SBY ke Kudus. Setelah lawatan dinas selesai, SBY mampir ke sebuah rumah makan.

Kala berada di rumah makan, Ani tampil apa adanya. Menurut Ganjar, Ani tidak malu makan dengan menggunakan tangan meski disediakan sebuah sendok.

“Saat makan di Kudus, pak gubernur saya enggak mau pakai sendok, saya mau pakai tangan. Makanannya enak, lahap banget. Makannya enak banget dan kami becanda lepas,” ucap Ganjar sembari mengisahkan ucapan Ani di TMPNU Kalibata, Minggu.

Ini Mimpi Annisa Pohan Jelang Ani Yudhoyono Meninggal

Setelah pertemuan di Kudus, Ganjar berjumpa lagi dengan Ani di Jawa Tengah. Perjumpaan antara keduanya terjadi sebelum dimulainya kontestasi Pilgub Jawa Tengah periode 2018 – 2023.

Ketika itu, ucap Ganjar, Ibu Ani menemuinya dengan membawa semangat untuk memenangkan kontestasi Pilgub Jawa Tengah periode 2018 – 2023.

“Beliau datang ke Jawa Tengah. Dia dengan semangat yang luar biasa, saya berterima kasih karena didukung. Ibu menyampaikan menang lah,” ucap Ganjar.

Dalam Pilgub Jawa Tengah Periode 2018 – 2023, Ganjar diusung empat partai politik, salah satunya yakni Partai Demokrat. Sementara itu, Demokrat ialah partai yang identik dengan Ibu Ani Yudhoyono. Sebab, suami Ani yakni SBY, merupakan ketua umum partai berlambang Mercy itu.

“Waktu itu memberikan spirit seperti anak muda, jadi tambah semangat. Orangnya hangat, terbuka, dan enggak jaim,” ungkap Ganjar.

Ani Yudhoyono di Mata Jenderal Tito Karnavian

Kini, Ani telah tiada. Ibunda dari Agus Harimurti Yudhoyono itu menghembuskan napas terakhirnya di Singapura, Sabtu (1/6) kemarin. Ibu Ani meninggal dunia setelah berjibaku melawan sakit kanker darah yang dideritanya selama lebih dari empat bulan.

Ganjar berdoa semoga Ibu Ani mendapat tempat terbaik di sisi-Nya. Dia juga berharap Ibu Ani meninggal dalam keadaan husnulkhatimah. “Kami berduka, mudah-mudahan beliau husnulkhatimah,” pungkas Gandjar. (jpnn)

One thought on “Ganjar: Di Warung, Ani Yudhoyono Tak Malu Makan Pakai Tangan

Comments are closed.