Jenazah Ani Yudhoyono Dimakamkan Secara Militer

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA–Jenazah Ani Yudhoyono baru saja disalatkan di Pendopo Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Minggu (2/6). Jenazah almarhumah lantas diserahkan ke negara untuk dimakamkan secara militer.

Salat jenazah untuk almarhum diikuti masyarakat, elite politik dan tokoh agama. Berdasar pengamatan JawaPos.com, areal pendopo tidak begitu luas sehingga tidak menampung jamaah untuk menunaikan salat jenazah. Akan tetapi antusiasme para pelayat yang hadir cukup besar. Alhasil, mereka melakukan salat jenazah dengan ruang yang agak sedikit bersempitan.

Adapun salat jenazah itu diimami oleh calon wakil presiden nomor urut 01 KH Ma’ruf Amin. Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) itu berdiri lebih sedikit di depan SBY. Terlihat pula di sebelahnya, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan beserta istri.

Selain itu, terlihat pula keluarga besar SBY juga mengikuti prosesi salat jenazah. Di antaranya Edhie Baskoro Yudhoyono, Agus Harimurti Yudhoyono, Annisa Pohan, Siti Ruby Aliya Rajasa, serta keempat cucunya.

“Semoga diampuni segala dosanya. Terimalah amal ibadah ibu kita semua ya Allah,” kata Ma’ruf Amin saat memimpin doa.

Tak lama setelah prosesi salat, jenazah Ani Yudhoyono diserahkan kepada pemerintah untuk dimakamkan secara militer di Taman Makam Pahlawan (TMP), Kalibata, Jakarta Selatan, Minggu (2/6). Prosesi ini dipimpin langsung oleh Edhie Baskoro Yudhoyono selaku pihak keluarga kepada Ketua DPR Bambang Soesatyo alias Bamsoet.

“Dengan ini saya atas nama keluarga bapak Dr H Susilo Bambang Yudhoyono, menyerahkan jenazah almarhumah H Kristiani Herrawati Yudhoyono kepada pemerintah untuk dimakamkan di taman makam pahlawan nasional utama kalibata dengan upacara militer,” kata Ibas saat prosesi penyerahan jenazah.

Prosesi penyerahan jenazah pun dilakukan secara resmi dan dilakukan secara militer. Menurut informasi dari protokoler acara, jenazah Ibu Ani akan dibawa iring-iringan dari Cikeas menuju TMP Kalibata yang kemudian dilakukan prosesi pemakaman.

“Dengan diserahkannya jenazah. Selanjutnya, jenazah almarhumah akan saya berangkatkan ke TMP kalibata untuk dimakamkan secara militer,” tandasnya.

Direktur Kepahlawanan, Keperintisan, Kesetiakawanan, dan Restorasi Sosial, Ditjen Pemberdayaan Sosial Kemensos Hotman mengatakan, Ibu Ani Yudhoyono pernah menerima tanda kehormatan Bintang Jasa Adipradana. Tanda jasa itulah sebagai dasar untuk pemakaman mantan ibu negara presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono itu di TMP Kalibata.

“Tanda saja itu sesuai dengan Kepres Nomor 80 tahun 2011. Atas dasar itu lah beliau berhak dimakamkan di Kalibata ini,” kata Hotman di TMP Kalibata, Jakarta Selatan, Minggu (2/6). (jp)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...