Saksikan Pemakaman Ani Yudhoyono, Ribuan Warga Menyemut di Kalibata

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Menyambut kedatangan jenazah ibu negara ke-6, Ani Yudhoyono ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, suasana di area sekitar pemakaman disterilkan. Masyarakat harus berjalan kaki di sepanjang Jalan Raya Kalibata untuk memberikan ruang bagi rombongan pengangkut jenazah.

Suasana steril sudah mulai dilakukan sejak simpang Kalibata City hingga lampu merah ke arah Pancoran. Polisi sudah melarang semua kendaraan untuk masuk termasuk mobil dan motor.

Selain itu, sejak pagi petugas pasukan oranye sudah membersihkan jalan untuk menyambut rombongan jenazah. Salah satunya pasukan oranye dari kelurahan Rawajati.

SBY: Selamat Jalan Istri Tercinta, Good Bye!

“Sudah dibersihkan sejak pagi meskipun memang rutin dibersihkan. Tetapi kami disuruh terus membersihkan sampai rombongan jenazah melintas,” ungkap salah satu petugas pasukan oranye di lokasi, Minggu (2/6).

Terdapat spanduk ucapan Selamat Jalan Ibu Ani Yudhoyono dari Fraksi Partai Demokrat di sepanjang jalan Kalibata. Spanduk terbentang warna biru itu sebagai penghormatan terakhir untuk Almarhumah.

Sedangkan di depan TMP Kalibata, ribuan warga menyemut untuk menyaksikan langsung prosesi pemakaman. Mereka sengaja berjalan kaki untuk melihat langsung suasana pemakaman ibu negara ke-6.

“Saya sengaja datang dari Tebet untuk melihat langsung. Tadi jalan kaki dari Kalibata City, motor diparkir di sana karena sudah enggak boleh lewat,” ujar Wahyudi warga Tebet.

Ini Alasan Ani Yudhoyono Berhak Dimakamkan di TMP Kalibata

Warga lainnya yang tinggal di Apartemen Kalibata City juga sengaja berjalan kaki untuk menyaksikan pemakaman. Bahkan ada 2 warga yang datang sengaja dari Kampung Melayu yang mengagumi sosok ibu Ani Yudhoyono.

“Kami majelis taklim dari pengajian yang digelar oleh kader di Cikeas saat dulu bapak SBY masih menjabat sebagai presiden. Dan selalu kagum dengan sosok ibu Ani Yudhoyono, kami mau melihat dan mengantar secara langsung pemakaman ibu,” kata warga dan jamaah majelis taklim, Atiqa dan Sarmili. (jp)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...