19 Koruptor Ajukan PK ke Mahkamah Agung, Termasuk Anas Urbaningrum dan Dewie Yasin Limpo

  • Bagikan
FAJAR.CO.ID,JAKARTA -- Indonesia Corruption Watch (ICW) mencatat sebanyak 19 narapidana mengajukan upaya hukum luar biasa, berupa peninjauan kembali (PK). Nama-nama tenar tercantum di dalamnya. Seperti Anas Urbaningrum, OC Kaligis, Irman Gusman dan Dewie Yasin Limpo. ICW mendesak MA untuk menolak semua permohonan PK terpidana korupsi. “MA harus menolak semua permohonan PK terpidana korupsi,” kata peneliti ICW Kurnia Ramadhana, Senin (2/5). (jpnn) Berikut daftar 19 koruptor yang mengajukan PK berdasarkan data ICW: 1. Rico Diansari, swasta. Kasus perantara suap Gubernur Bengkulu. Vonis 6 tahun, denda Rp 200 juta. Pengajuan 9 Maret 2018. Status sedang proses. 2. Suparman, Bupati Rokan Hulu. Kasus menerima suap R-APBD Rokan Hulu. Vonis 4,5 tahun, denda Rp 200 juta. Pengajuan 19 Maret 2018. Status sedang proses 3. Tafsir Nurchamid, Wakil Rektor UI. Kasus pengadaan barang dan jasa proyek instalasi infrastruktur teknologi informasi gedung perpustakaan UI. Vonis 5 tahun, denda Rp 200 juta. Pengajuan 24 April 2018. Status sedang proses 4. Anas Urbaningrum, Anggota DPR RI. Kasus korupsi dan pencucian uang proyek Hambalang,14 tahun, denda Rp 5 miliar, uang pengganti Rp 57 miliar dan USD 5 juta. Pengajuan 21 Mei 2018. Status sedang proses 5. M Sanusi, Anggota DPRD. Kasus suap raperda reklamasi, 10 tahun, denda Rp 500 juta. Pengajuan 25 Juni 2018. Status sedang proses 6. Guntur Manurung, Anggota DPRD. Kasus suap DPRD Sumut, 4 tahun, denda Rp 200 juta, uang pengganti Rp 350 juta. Pengajuan 16 Juli 2018. Status sedang proses
Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan