Komunitas Sepeda MCC Peringati Hari Bersepeda Internasional

Senin, 3 Juni 2019 - 09:49 WIB

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR–PBB telah mendeklarasikan tanggal 3 Juni sebagai Hari Sepeda Dunia. Hal ini diputuskan saat pertemuan PBB di New York pada bulan April 2018. Resolusi ini diadopsi oleh konsensus 193 negara anggota.

Dalam deklarasi ini PBB mengundang semua anggota negara dan pemangku kepentingan terkait, untuk mempromosikan kesadaran sepeda.

Ani Yudhoyono Dekat dengan Semua Kalangan, Profesor Ini Sangat Terkesan

PBB juga mengakui bahwa dengan sepeda, pengguna lebih dapat memicu kreativitas, keterlibatan sosial dan memberi kesadaran pengendara secara langsung tentang lingkungan sekitar. Sepeda juga berfungsi sebagai alat pengembangan dan sarana mengakses pendidikan, kesehatan dan olahraga.

Tokoh Luwu Raya Dorong Direktur RS Ini Dampingi Indah di Pilkada Lutra 2020

Ketua MCC, Liem Tjong San mengatakan, Resolusi PBB ini menekankan bahwa sepeda adalah simbol transportasi yang berkelanjutan, turut menyampaikan pesan positif untuk mendorong konsumsi dan produksi yang berkelanjutan, dan memiliki dampak positif pada iklim dunia. Sehingga MCC bisa turut andil dalam perubahan lebih baik untuk dunia.

MCC atau yang disebut Makassar Cycling Club berdiri 30 April 1993. Pada awalnya tidak ada tujuan membentuk klub. “Kami hanya bersepeda agar bisa lebih sehat/bugar, juga agar teman-teman ada rasa kebersamaan dan persaudaraan . Makanya semboyan atau motto dari MCC adalah Friendship – Solidarity – Fraternity ( persahabatan – solidaritas – persaudaraan ) disingkat FSF,” katanya.

Seperti Ini Arahan Husler pada Anggota BPD

MCC tidak mengenal adanya perbedaan etnis, ras, agama, dan status ekonomi. “Semua sama kedudukannya sebagai anggota dan ini adalah tujuan dari MCC menyatukan para maniak sepeda yang ingin mendapatkan kebugaran,” lanjut pengusaha yang biasa dipanggil Om San.

“Kami mempunyai satu filososfi dalam bersepeda yaitu ingin menjadikan hobi bersepeda sebagai sarana mempromosikan Indonesia khususnya Sulawesi Selatan, juga peningkatan kualitas hidup dalam hal kesehatan, persahabatan, dan menjunjung tinggi sportivitas, pluralitas melalui berbagai kegiatan yang berkesinambungan” Tutupnya. (ama)