7 Pemain Valladolid Disogok Agar Mengalah Melawan Valencia

Selasa, 4 Juni 2019 - 06:53 WIB
Laga Valladolid kontra Valencia/EPA

FAJAR.CO.ID, MADRID—Tujuh pemain Real Valladolid ‘dibeli’ agar mau dengan sengaja mengalah dalam pertandingan terakhir mereka musim ini melawan Valencia. Menurut El Mundo, ini adalah operasi pengaturan pertandingan di Spanyol yang dikenal sebagai Operasi Oikos.

“Ada tujuh pemain yang dibeli, tidak lebih,” demikian salah satu pengakuan mantan pemain sepak bola, Carlos Aranda, yang telah ditangkap.

Pernyataan lain yang dilaporkan dari Aranda selama percakapan adalah: “Taruhan € 10 ribu dan Anda akan mengambil € 20 ribu.”

Tuduhan menunjukkan bahwa pemain Valladolid diberitahu untuk kalah dan kebobolan di masing-masing babak. “Lihat saudara, Valencia memenangkan babak pertama dan kedua, oke?” lanjut Aranda dalam pembicaraan nego sogok itu.

“Dengarkan aku, mereka memenangkan babak pertama dan kedua, mereka memenangkan permainan … lihat, kau tahu apa itu, tidak ada yang bisa mengetahuinya. Tidak ada, tidak ada teman Anda, atau siapa pun,” ujarnya.

Pekan lalu, program Espejo Público di stasiun TV Antena3 mengklaim bahwa pihak berwenang memantau laga terakhir ketika Valencia menang 2-0 melawan Real Valladolid yang memastikan langkah Los Che ke Liga Champions musim depan.

Valladolid sudah aman dari degradasi, setelah menang di Rayo Vallecano minggu sebelumnya, dan diklaim beberapa pemain mereka sedang diselidiki. Laporan tersebut mengklaim bahwa tidak ada kecurigaan bahwa para pejabat dari kedua klub terlibat, tetapi itu hanya terjadi di antara para pemain.

Selain laga tersebut, duel Valencia dan Huesca yang berakhir dengan skor 6-2 serta kemenangan 2-1 Real Betis atas Huesca juga diselidiki. Dilaporkan bahwa ada kecurigaan ketiga pertandingan ini diatur. Sebanyak 11 orang ditangkap karena dugaan pengaturan pertandingan di Spanyol termasuk presiden Huesca, sebagaimana dikutip oleh El Pais. (Football Espana/amr)