Mabes Polri Ungkap Identitas Pelaku Bom Bunuh Diri, Ternyata Penjual Gorengan

FAJAR.CO.ID,JATENG--Mabes Polri mulai mengungkap identitas pelaku bom bunuh diri di pos pantau Tugu Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah, Senin (3/6). Hal ini diketahui berdasarkan penggeledahan di rumah orang tua pelaku. Dari pengakuan keluarga terungkap pelaku sehari-hari mencari rezeki dari berdagang gorengan.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Mabes Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, pelaku berinisial RA itu masih berusia 22 tahun. Fakta ini cocok diketahui dari pencocokan sidik jari pelaku dengan cap sidik jadi ijazahnya. “RA, usianya 22 tahun, kelahiran tahun 1997, yang bersangkutan pekerjaannya adalah swasta,” ujar Dedi di Mabes Polri Jalan Trunonjoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (4/6).

Dedi menerangkan, status RA belum menikah. Dari ijazah yang ditemukan di rumah orang tuanya, pelaku hanya tamatam Sekolah Menengan Atas (SMA) atau sederajat. Saat ditegaskan jenis pekerjaan swasta pelaku, mantan Wakapolda Kalimantan Tengah itu menjawab bahwa yang bersangkutan berjualan gorengan. “Dodolan (jualan, Red), tukang gorengan,” ucapnya.

Sebelumnya Dedi juga mengatakan, dari keterangajnorang tua dan kakak RA, pelaku terkenal pendiam, jarang bergaul dengan masyarakat setempat. “Kalau (keterangan) orang tua dan kakaknya, pelaku memiliki kecenderungan diam, jarang komunikasi dan sosialiasi,” ujar Dedi di Mabes Polri Jakarta Selatan, Selasa (4/6).

Pelaku juga serung keluar tanpa pamit ke pihak keluarga. Termasuk saat kejadian bom bunuh diri, pelaku pergi begitu saja dari rumah menggunakan sepeda motor bebek. “Kejadian bom bunuh diri kemarin RA juga nggak pamit. Langsung keluar dengan sepeda motor enggak tahu kemana tiba-tiba meledak,” terang Dedi.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Edy Arsyad


Comment

Loading...