Ribuan Keturunan Puang Rijoleng Akan Halalbihalal di Barru

Selasa, 4 Juni 2019 - 21:09 WIB
Rapat kepanitiaan Halal Bihalal Kekal APR beberapa waktu lalu/IST

FAJAR.CO.ID, BARRU—Kerukunan Keluarga Besar Aliah Puang Rijoleng (Kekal APR) yang merupakan rumpun keturunan Syekh Ali (Aliyah) Puang Rijoleng akan menggelar halalbihalal di Bola Soba’e, Barru, Sabtu, 8 Juni, siang Wita. Acara ini akan dihadiri ribuan keturunan kalie (kadhi) pertama Kerajaan Tenete tersebut.

Selain dari Barru, juga akan hadir keturunan APR dari Mandar, Gowa, Jongaya, Makassar, Kalimantan, hingga Papua. Sesepuh dan tokoh APR yang akan hadir termasuk Ketua Kerukunan Keluarga Aliah, Abdul Rauf Aliah, Prof Amiruddin Aliah, dan DR Muhaimin Badaruddin.

Halal bihalal kali ini mengangkat tema; Mempererat Hubungan Silaturahmi Keluarga Besar Aliah Puang Rijoleng Demi Mewujudkan Eksistensi Kekerabatan Generasi APR. Acara yang digelar Pengurus DPP Kekal APR ini rencananya akan berlangsung mulai pukul 11.00 Wita hingga sore. Pembawa hikmah halalbihalal kali ini adalah DR Irham Jalil Aliah S.Ag, M.Ag yang juga menjabat Kabag Kesra Pemkab Barru.

Puang Rijoleng diperkirakan lahir pada 1590. Ia diangkat menjadi Kadhi oleh raja kesembilan Kerajaan Tanete, Petta Pallase-LaseE yang bergelar Petta to SugiE. Sebagaimana tesis Chaerul Mundzir: Hubungan Islam dan Politik di Kerajaan Tenet Abda XVII-XVIII (Suatu Kajian Historis dan Antropoligi), Petta Pallase-LaseE adalah raja Tanete pertama yang memeluk Islam.

Kerajaan Tanete adalah kerajaan ketiga yang memproklamirkan Islam, yakni pada tahun 1610. Setelah Islam melembaga terjadi perubahan besar-besaran dalam struktur kerajaan. Raja membentuk lembaga keagamaan yang disebut Saraq yang dibawahi oleh seorang dalam jabatan kalie (kadhi). Kadhi terutama berfungsi untuk mendampingi Datu dalam melaksanakan peradilan adat, sebagai penasihat dalam persoalan-persoalan yang berkaitan dengan atau menyangkut pelaksanaan hukum Islam.

Jabatan kadhi dalam Silsilah Kerajaan Tanete telah dijabat oleh beberapa orang. Jika ditinjau pada abad XVII sampai abad ke XVIII Puang Rijoleng adalah kadhi pertama dengan gelaran Kali MammulangE Ri Tanete, 1625-1637. Setelah menjabat kadhi di Tanete, Puang Rijoleng kemudian pindah ke Polmas dan juga menjadi Kadhi di sana.

Di antara jejak Islam di Kerajaan Tanete yakni Masjid Lailatul Qadri Lempang, Lalabata, Tanete Rilau, Kabupaten Barru. Ini merupakan salah satu masjid tertua di Sulsel yang pembangunannya hanya berjarak beberapa tahun dari Masjid Katangka, Gowa. (amr)