Soal IAS Maju Sebagai Wawali Makassar, Pengamat: Itu Bisa Menjerumuskan

Selasa, 4 Juni 2019 - 19:05 WIB
Dr Ir H Ilham Arief Sirajuddin dan keluarga.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Kabar bakal majunya Ilham Arief Sirajuddin (IAS) sebagai wakil wali kota dalam perhelatan Pilwalkot Makassar 2020 mendatang mendapat tanggapan dingin dari sejumlah warga dan pengamat politik. Mereka menilai keinginan itu kurang tepat, bahkan berefek negatif.

Pengamat Politik dan Kebangsaan Unismuh, Arqam Azikin, menyampaikan, sebagai mantan Wali Kota Makassar 10 tahun, belum ada alasan mendasar yang membuat IAS mesti maju sebagai Wakil Wali Kota. Dorongan pendukung agar IAS maju sebagai wawali, kata Arqam, kurang tepat dan cenderung mau “menjerumuskan” ke imej negatif sebagai tokoh Sulsel yang “kejar kekuasaan”.

“Padahal Pak IAS dikenal banyak mendorong proses kaderisasi anak muda Makassar. Apa coba argumentatifnya mantan Wali Kota dua periode selevel IAS didorong kembali maju pada posisi calon 02,” kritik Arqam.

Bila alasan politis kelompok IAS mau “tumbangkan” DP dalam Pilwali, lanjutnya, itu tidaklah sulit kalkulasi politiknya. Masih ada figur-figur yang bisa diajukan kelompok IAS untuk “mengalahkan” DP, asalkan jaringan basis kelompok IAS masih bisa disolidkan dalam enam bulan ini.

“Dan, kalau sekadar pikiran kelompok ‘merebut kursi’ Wawali, bagi Figur seorang IAS tidaklah tepat mengarahkan level senioritas IAS sebagai tokoh politik Sulawesi Selatan,” tutup Arqam, Selasa, 4 Juni 2019. (rls)