Menkominfo Ajak Tobat Hoaks, Rudiantara: Masa Lebaran Bikin Dosa

1 Komentar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA–Sebaran hoaks dan konten negatif lainnya masif belakangan ini, sejalan dengan panasnya suhu kontestasi politik pemilihan umum (pemilu) presiden dan wakil presiden. Memanfaatkan momen Lebaran, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara meminta masyarakat yang selama ini kerap menyebar hoaks dan konten negatif untuk tobat.

Rudiantara menyebut, seperti esensi Lebaran, kembali ke fitrah, masyarakat juga diminta untuk tidak kembali menyebar hoaks jika selama ini kerap dilakukan. Rudiantara mengajak masyarakat tidak lagi membagikan hoaks dan provokasi dalam suasana Idulfitri ini. Dia meminta agar masyarakat menyebarkan konten positif saja.

Ternyata Dubes Jepang Doyang Cicipi Makanan Khas Lebaran

“Mumpung suasana lebaran, kita posting yang positif. Jangan hoaks, jangan berita sesat, berita bohong, apalagi yang menghasut dan mengadu domba. Masa Lebaran kita bikin dosa? Ayo manfaatkan, jangan hanya lebaran saja, anggap saja lebaran setiap hari. Jadi setiap hari postingan positif,” ujarnya di sela-sela acara open house di kawasan Widya Chandra, Jakarta, Rabu (5/6).

Dalam momen itu, pria kelahiran Bogor itu juga menyampaikan, Hari Raya Idul Fitri merupakan momen yang bagus untuk meminta maaf dan memberi maaf. Chief RA, sapaan karibnya pun mengaku melakukan hal serupa kepada rekan-rekannya. Sebagai Menteri, Rudiantara dikenal dekat dengan beberapa tokoh penting di partai politik (parpol). Perbedaan pandangan politik selama ini dinilainya pas untuk kembali bersatu di hari Lebaran.

Rombongan FAJAR Grup Saat Silaturahmi ke Gubernur Sulsel

“Kita kan banyak teman di pihak manapun, di parpol mana pun, sejak Selasa saya sudah mulai kirim ucapan selamat Idul Fitri dan permohonan maaf. Dari parpol manapun saya sudah kirimkan maaf itu. Meminta maaf kan mudah, meminta maaf juga baik, tapi lebih baik lagi kan kalau memberikan maaf,” katanya.

Salah satu hal yang lazim ditemukan saat Idul Fitri adalah ucapan selamat hari raya di media sosial, menurut dia cara tersebut merupakan cara yang mudah untuk dilakukan karena tidak memerlukan banyak usaha. Modalnya hanya jempol dan pulsa, pulsa pun dikatakan banyak paket yang murah.

Nurdin Abdullah Pererat Sinergitas di Halalbihalal Pemprov

Rudiantara mengingatkan, meminta maaf melalui media sosial sebaiknya tidak hanya basa-basi belaka. Lebih baik, minta maaf di momen Lebaran juga dilakukan di dunia nyata. Dirinya juga meminta maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia jika selama periode kepemimpinannya banyak melakukan kesalahan. “Saya minta maaf kepada siapapun yang barang kali merasa terganggu oleh saya dan kebijakan saya,” tukasnya. (jpnn)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...