Minalaidin Walfaidzin atau Taqabbalallohu Minna Waminkum, Ini Jawaban Pakar

1 Komentar

FAJAR.CO.ID, MALANG–Moment Lebaran sudah berlangsung selama sehari. Halalbihalal dan silaturahmi terus berlangsung sampai saat ini.

Perkataan Minal aidin wal faizin (semoga Allah menjadikan kita termasuk orang-orang yang kembali suci dan orang yang beruntung), masih menjadi perkataan imbuhan atau pembuka ketika mengucapkan permohonan maaf di hari yang fitri tersebut.

Tetapi, sebagian orang berkata bahwa sebaiknya ucapan tersebut diganti dengan Taqabbal allohu minna wa minkum (Semoga Allah menerima amal ibadah kita semua), sebab merupakan doa yang dianjurkan nabi Muhammad saw di hari raya.

Penuhi Keinginan Istri Tercinta, SBY Tabur Mawar Merah dan Putih di Makam Ani Yudhoyono

Menurut pakar bahasa Arab UIN Malang, Dr. M. Faisol, M.Ag, kedua ucapan tersebut adalah ucapan tahniah, atau doa yang baik untuk dipanjatkan ke orang lain pada Idulfitri.

“Ucapak tahniah itu, semuanya baik. Tujuannya mendoakan kebaikan antar sesama” jelas Faisol.

Selanjutnya, imbuh Faisol, Nabi Muhammad saw sebenarnya tidak secara khusus menganjurkan doa untuk hari perayaan Lebaran tersebut.

Wanita Ini, Najila Trindade Beber Bagaimana Neymar Beradengan Intim

Sementara untuk perkataan Taqabbal allohu minna wa minkum sendiri, lanjut Faisol, merupakan kebiasaan yang dilakukan para sahabat ketika mereka saling bertemu saat moment perayaan Idulfitri.

“Jabir bin Nufair mengatakan, manakala para sahabat Rasulullah saling bertemu di perayaan Ied, sebagian mereka mengatakan kepada yg lain taqabbal allohu minna waminkum,” ujarnya. mengutip kitab Fathul Bari vol. 2/hal. 446.

Dalam budaya muslim Arab sendiri, lanjut Faisol, orang-orang sering mengucapkan perayaan hari raya Idulfitri dengan Idukum mubarak (semoga keberkahan mengiringi hari perayaanmu) atau juga mereka mengatakan Kullu am wa antum bi khair (semoga kebaikan selalu mengiringimu).

Kajati Sulsel Gelar Open House

“Bahkan tak jarang mereka juga mengatakan minal aidin wal faizin,” imbuh sosok yang menjabat sebagai Wakil Dekan I Fakultas Humaniora UIN Malang tersebut.

Jadi, kata Faisol, selama itu ucapan tahniah, orang-orang dianjurkan untuk mengatakan ucapan tersebut ke sesama muslim lainnya di Idulfitri.

“Mendoakan kebaikan antar sesama adalah hal yang baik,” jelas Faisol yang juga menjabat sebagai ketua Lakpesdam Lembaga Kajian dan Pengembangan SDM (Lakpesdam) NU Kota Malang. (jp)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...