Pasokan Lancar, Harga Cabai dan Bawang Merah Stabil

Jumat, 7 Juni 2019 - 13:40 WIB
Harga bawang merah tetap stabil pasca lebaran/IST

FAJAR.CO.ID, JAKARTA—Kementerian Pertanian mencatat pergerakan harga-harga komoditas bumbu dapur utama seperti cabai, bawang merah dan bawang putih terpantau stabil hingga H+2 setelah lebaran. Ini karena pasokan ke pasar berjalan lancar.

Meski suasana masih libur lebaran, beberapa sentra produksi cabai di Jawa Barat dan Jawa Timur memang tetap melakukan panen untuk menjaga pasokan ke pasar stabil. Pasokan bawang merah dari sentra produksi di Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur sampai saat ini masih berlangsung lancar.

“Harga cabai rawit merah dan keriting yang setiap puasa dan lebaran beberapa tahun lalu hampir selalu bergejolak, 3 tahun terakhir ini sudah semakin adem ayem. Bahkan tahun ini cabai rawit merah harganya sangat murah nyaris tidak ada konsumen yang teriak,” kata Direktur Sayuran dan Tanaman Obat, Moh Ismail Wahab.

Ia tak menampik memang ada sedikit kenaikan untuk jenis cabai merah besar atau cabai TW. Namun, jenis tersebut kebetulan tidak banyak dikonsumsi rumah tangga. Itu lebih banyak diserap industri olahan. “Jelang lebaran lalu permintaan jenis TW untuk industri olahan meningkat jadi wajar kalau harga ikut naik, namun konsumen rumah tangga tidak terlalu merasa terganggu,” jelasnya.

Menurut Ismail, harga bawang merah di tingkat petani sentra utama seperti Brebes, Nganjuk, Indramayu, Kendal, Malang, Solok, Majalengka dan Enrekang antara Rp15.000 hingga Rp20.000 per kilogram. Beberapa daerah harganya bahkan lebih rendah lagi dibawah Rp15.000 per kilo. Termasuk di Bandung, Demak, Cirebon dan Bantaeng. “Bawang Merah yang banyak mengisi pasaran saat ini adalah varietas Bima Brebes, Tajuk, Bauji dan Batu ijo,” terang Ismail.

Sementara pantauan harga di tingkat pasar tradisional rata-rata nasional Rp25.000 hingga Rp30.000 per kilogram. Harga tersebut dinilai sangat ideal, baik untuk petani maupun konsumen. “Pasokan harian dipastikan lancar, panen terjadi hampir setiap saat di sentra-sentra produksi. Demikian juga untuk cabai, panen cabai rawit dan cabai keriting melimpah,” tuturnya.

Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Hortikultura, Yasid Taufiq menyebut pergerakan harga cabai dan bawang selama puasa dan lebaran tahun ini memang dalam batas aman terkendali. “Tidak ada gejolak harga yang berarti, semuanya masih wajar dan normal. Bahkan bawang putih yang sempat melonjak beberapa waktu lalu saat ini harganya sudah melandai normal,” ujar Yasid.

Dari hasil pantauan harian di Pasar Induk Kramatjati pihaknya mencatat bawang merah stabil di harga Rp25.000 per kilo, Cabai Rawit Merah stabil di harga Rp15.000 per kilo. Cabai Merah Keriting dan Cabai Merah Besar (TW) juga stabil. Harga bawang putih masih bertengger Rp28.000 per kilogram.

Sementara harga eceran cabai dan bawang rata-rata di 47 pasar tradisional se DKI Jakarta juga menunjukkan trend stabil. “Jika mengacu harga tahun lalu, harga cabai rawit merah tahun ini jauh lebih rendah sementara bawang merah stabil. Secara umum harga aneka cabai dan bawang masih sangat normal,” kunci Yasid.

Stabilnya harga bawang merah di pasaran dibenarkan anggota Asosiasi Champion Bawang Merah Indonesia Kabupaten Pati, Suparlan. Ia juga menegaskan bahwa harga bawang merah selama puasa dan lebaran tahun ini di petani cukup baik.

“Bagi petani yang penting harga stabil menguntungkan, pasti kami semangat menanam. Petani Pati siap bahu membahu bersama pemerintah mengamankan pasokan, baik untuk konsumsi maupun benih,” kata Suparlan.

Sejauh ini, bawang merah asal Pati, Brebes, Kendal, Pemalang siap mengisi pasar Jakarta dengan pasokan rutin berkisar 29-30 truk per hari atau setara dengan 200 ton. “Cukup untuk kebutuhan warga DKI Jakarta,” beber Suparlan.

Juhara, pengurus Asosiasi Champion Cabai Indonesia (ACCI) memastikan pasokan aneka cabai normal pada H+2 lebaran ini. “Pertanaman cabai di Jawa Barat saja masih sangat luas. Garut siap menggelontor Jakarta dan Palembang masing-masing sekitar 10 ton per hari. Dari Sumedang H+2 ini sudah kembali memasok Jakarta. Jadi aman lah pasokan,” ungkap Juhara.

Harga Cabai Rawit Merah menurut Juhara di tingkat petani hanya Rp7.000 hingga Rp8.000 per kilogram. Sedangkan Cabai Merah Keriting berkisar Rp22.000 hingga Rp 24.000 per kilogram. “Untuk cabai TW masih banyak di Kediri dan sekitarnya,” ujarnya.

Pengamat Hortikultura, Anton Muslim Arbi, mengakui upaya pemerintah menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan khususnya cabai dan bawang merah saat puasa dan lebaran tahun ini terbilang sukses. Ini kata dia tidak lepas dari koordinasi yang lebih intens antara Kementerian Perdagangan dan Kementerian Pertanian.

“Kuncinya memang sinergi antara Kementerian/Lembaga terkait, Satgas Pangan dan Tim Pengendali Inflasi Daerah. Ke depan peran pemda baik kabupaten maupun provinsi harus lebih diperkuat untuk menjaga stabilitas harga pangan ini,” kata Anton. (rls)