Perwira Polisi Tuduh Brigjen TNI Subagyo Curi HP, Beginilah Ending Kasusnya

Jumat, 7 Juni 2019 - 20:26 WIB

FAJAR.CO.ID,CILACAP–Perwira polisi berinisial AKBP LM akhirnya meminta maaf karena asal menuduh Brigjen Subagyo dan keluarganya mencuri HP miliknya di Hotel Atrium Cilacap, Jawa Tengah pada Senin (3/6).

Selain meminta maaf secara lisan, AKBP LMI juga membuat surat pernyataan minta maaf secara terbuka di atas kertas bermaterai 6.000.

Dalam surat pernyataan tersebut, AKBP LMI mengaku salah lantaran menuduh Direktur Peralatan TNI AD, Brigjen Subagyo dan keluarganya mencuri HP merek Iphone miliknya.

Ia juga meminta maaf lantaran sempat menahan dan melakukan penggeledehan terhadap saku dan tas milik keluarga Subagyo.

Padahal, iPhone miliknya tidak diambil oleh keluarga Subagyo, melainkan tertinggal di meja makan. Ia mengaku salah menaruh HP hingga menduga dicuri oleh keluarga Subagyo.

“Atas kejadian kesalahpahaman tersebut di atas, saya atas nama pribadi dari lubuk hati yang paling dalam menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada Brigjen TNI Subagyo dan keluarga,” kata AKBP LM dalam surat pernyataan yang ditandatanganinya.

Menurutnya, surat pernyataan ini sekaligus sebagai bukti bahwa dugaan Subagyo dan keluarganya curi HP tidak benar.

Tuduhan AKBP kepada jenderal TNI bintang satu ini sempat membuat suasana di Hotel Atrium memanas.
Komandan Kodim 0703/Clp dan Kapolres Cilacap terpaksa turun tangan untuk mendamaikan Brigjen Subagyo dan AKBP LM.

Setelah AKBP meminta maaf secara lisan dan tertulis, akhirnya kasus tersebut dianggap selesai.Selanjutnya, Subagyo dan keluarga kemudian meninggalkan Hotel Atrium menuju ke Banjarnegara.(JPNN)