Bupati Barru Hadiri Halalbihalal Keluarga Besar APR

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, BARRU—Kerukunan Keluarga Besar Aliah Puang Rijoleng (APR) yang merupakan rumpun keturunan Syekh Ali (Aliyah) Puang Rijoleng menggelar halalbihalal di Bola Soba’e, Barru, Sabtu, 8 Juni, siang Wita. Acara ini dihadiri Bupati Barru, Suardi Saleh.

Halalbihalal yang menjadi agenda tahuan keturunan kalie (kadhi) pertama Kerajaan Tenete tersebut dihadiri keluarga APR dari berbagai wilayah. Selain dari Barru, juga hadir keturunan APR dari beberapa kabupaten dan kota di Sulsel, Sulbar, serta Kalimantan.

Tahun ini, halalbihalal keluarga APR mengangkat tema; Mempererat Hubungan Silaturahmi Keluarga Besar Aliah Puang Rijoleng Demi Mewujudkan Eksistensi Kekerabatan Generasi APR. Dalam acara yang digelar Pengurus DPP Kekal APR ini, Kabag Kesra Pemkab Barru, DR Irham Jalil Aliah S.Ag, M.Ag menjadi pembawa hikmah halalbihalal.

Puang Rijoleng diperkirakan lahir pada 1590. Ia diangkat menjadi Kadhi oleh raja kesembilan Kerajaan Tanete, Petta Pallase-LaseE yang bergelar Petta to SugiE. Sebagaimana tesis Chaerul Mundzir: Hubungan Islam dan Politik di Kerajaan Tenet Abda XVII-XVIII (Suatu Kajian Historis dan Antropoligi), Petta Pallase-LaseE merupakan raja Tanete pertama yang memeluk Islam.

Kerajaan Tanete adalah kerajaan ketiga yang memproklamirkan Islam, yakni pada tahun 1610. Setelah Islam melembaga terjadi perubahan besar-besaran dalam struktur kerajaan. Raja membentuk lembaga keagamaan yang disebut Saraq yang dibawahi oleh seorang dalam jabatan kalie (kadhi). Kadhi terutama berfungsi untuk mendampingi Datu dalam melaksanakan peradilan adat, sebagai penasihat dalam persoalan-persoalan yang berkaitan dengan atau menyangkut pelaksanaan hukum Islam.

Jabatan kadhi dalam Silsilah Kerajaan Tanete telah dijabat oleh beberapa orang. Jika ditinjau pada abad XVII sampai abad ke XVIII Puang Rijoleng adalah kadhi pertama dengan gelaran Kali MammulangE Ri Tanete, 1625-1637. Setelah menjabat kadhi di Tanete, Puang Rijoleng kemudian pindah ke Polmas dan juga menjadi Kadhi di sana.

Di antara jejak Islam di Kerajaan Tanete yakni Masjid Lailatul Qadri Lempang, Lalabata, Tanete Rilau, Kabupaten Barru. Ini merupakan salah satu masjid tertua di Sulsel yang pembangunannya hanya berjarak beberapa tahun dari Masjid Katangka, Gowa. (amr)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...