Ichwan Persada Sempatkan Sambangi Kerabat, Ini Kisah Sukses Karier Perfilmannya

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Produser film asal Makassar yang telah merambah Ibu Kota, Ichwan Persada, menghabiskan waktu libur lebarannya di kampung halamannya, Makassar.

Ia mengunjungi orang tuanya yang menetap di Minasa Upa sekaligus bertemu dengan kerabatnya dan visit media ke Redaksi Harian FAJAR, Sabtu (8/6/2019).

Produser film “Silariang: Cinta Yang (Tak) Direstui” ini rupanya tengah disibukkan dengan beralihnya ia jadi sutradara untuk dua serial yang akan diputar di platform digital.

Kepada FAJAR, Ichwan berbagi pengalamannya dari ia sebagai lulusan kedokteran hingga bisa terjun ke dunia film. Ia mengaku sejak kecil memang nalurinya di film. Hingga beberapa sahabat turut men-support pilihannya itu.

Ichwan pun mengawali kariernya di industri film tahun 2005. Film yang dibuatnya pertama kali berjudul “Foto Kotak dan Jendela” diproduksi tahun 2005 bersama kerabatnya Angga. Yang kala itu bertemu di Mal Ratu Indah.

“Awalnya saya mau jadi publisher saja tetapi takdir berkata lain. Akhirnya saya mencoba keberanian pindah ke Jakarta, dan banyak yang mengomentari miring kala itu,” ucap pria yang kerap disapa Wawan ini.

Tetapi, berkat dukungan beberapa rekannya termasuk Sunarti Sain yang saat ini menjadi Pimpinan Redaksi Radar Selatan, dia pun menempuh jalan itu.

Kemudian, pada 2008, ia sempat gagal untuk dua produksi filmnya. Namun, hal tersebut tak menyurutkan niatnya tetap berusaha membuat film.

Kemudian pada 2010, ia bertemu dengan aktris Marcela Zalianti. Di sana ia ditawari menggarap film Marzela berjudul “Batas”.

“Inilah awalnya di mana saya masuk nominasi di Aljazirah, kala itu film dokumenter,” ucap pria kelahiran Makassar, 16 juli 1978 ini.

Hingga ia pun memproduseri sembilan film. Kini Ichwan ingin mencoba hal baru menjadi sutradara untuk film serial. (wis)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...