Buku Setelah Poso, Karya Agus Surya Bakti Mulai Beredar di Gramedia

1 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Buku Setelah Poso: Pembinaan Teritorial dan Jaringan Pascakonflik yang ditulis, Letnan Jenderal (Letjen) TNI Agus Surya Bakti, M.I.Kom mulai beredar di Toko Buku Gramedia diseluruh Indonesia.

Ini terlihat saat salah satu penyunting buku, Dr Hasrullah memperlihatkan buku tersebut di salah satu Toko Buku Gramedia.

Gara-gara Ini, DPR Bakal Panggil KPK

Buku Setelah Poso: Pembinaan Teritorial dan Jaringan Pascakonflik yang berisi 275 halaman tersebut ditulis Letjen TNI, Agus Surya Bakti, saat menjabat sebagai Pangdam XIV/Hasanuddin.

Bahkan saat menjabat sebagai Pangdam XIV/Hasanuddin, Letjen TNI, Agus Surya Bakti berhasil menyelesaikan gelar pendidikan magisternya pada program pascasarjana Ilmu Komunikasi, Universitas Hasanuddin. Saat itu pembimbing utama tesis beliau, Prof. Hafied Cangara. Ph.D, Msc.

Buku tersebut bercerita tentang bagaimana perkembangan umum situasi pascakonflik di Poso, termasuk bagaimana penanganan situasi konflik dan pascakonflik melalui kegiatan binter, serta strategi komunikasi menjadikan kegiatan binter itu makin efektif dan bermanfaat bagi masyarakat.

Begini Alasan Demokrat Minta Jokowi dan Prabowo Bubarkan Koalisi

Lebih jauh dalam buku tersebut diulas Tentara Nasional Indonesia (TNI) tidak dapat dipisahkan dari rakyat. Bahkan, secara historis TNI berawal dari organisasi bernama Badan Keamanan Rakyat (BKR), yang kemudian berkembang menjadi Tentara Keamanan Rakyat (TKR), dan berubah lagi menjadi Tentara Republik Indonesia (TRI). Oleh karena itu, TNI sungguh lahir dari rakyat, hidup bersama rakyat, dan berjuang untuk rakyat. Rakyat menjadi bagian penting dari jati diri dan pelaksanaan visi dan misi TNI.

Ingin Berpaket, Taufiq-Supriadi Gencar Lobi Parpol

Pada tataran praktis, pentingnya rakyat dalam pengabdian TNI terwujud melalui kegiatan pembinaan teritorial (binter). Binter merupakan fungsi utama TNI Angkatan Darat untuk mendekati dan memahami berbagai keadaan sosial budaya masyarakat. Dalam konteks pascakonflik di Poso, baik konflik sosial maupun konflik terkait terorisme, kegiatan itu menjadi tanggapan aktif TNI untuk turut serta memulihkan keamanan, ketertiban, dan kedamaian di tengah masyarakat.

Letjen TNI, Agus Surya Bakti saat ini ia menjabat Sesmenko Polhukam. (ama)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...