Korban Kerusuhan di Buton Dibantu Rumah Desa

Minggu, 9 Juni 2019 - 15:16 WIB

FAJAR.CO.ID, BUTON–Pascabentrok antara dua desa yang terjadi di Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara (Sultra) dipastikan kini situasi sudah kondusif. Sebanyak 87 unit rumah yang dibakar di Desa Gunung Jaya, Kecamatan Siotapina segera dibangun kembali oleh pemerintah.

“Situasi sudah kondusif. Pemerintah dalam waktu yang sesegera mungkin akan kembali membangun rumah warga,” kata Kabid Humas Polda Sultra, AKBP Harry Goldenhart saat dihubungi, Minggu (9/6).

Harry menuturkan, warga yang terbakar rumahnya akan segera didata pemerintah. Nantinya mereka akan mendapat bantuan rumah desa.

Viral, Oknum Perawat Tepergok Selingkuhi Suami Polwan, Wadduh… Keduanya ASN Pemprov

Aparat keamanan yang berjaga di lokasi kejadian, kata Harry, saat ini tengah melakukan pembersihan. Sehingga pemerintah dapat segera melakukan relokasi kembali rumah warga yang terbakar.

“Karena memang sudah ada komitmen dan bantuan rumah desa dari Kementerian PUPR (pekerjaan umum dan perumahan rakyat),” jelas Harry.

Di luar itu, Harry menerangkan 81 terduga pelaku yang telah diamankan belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka. Mereka masih dalam pemeriksaan penyidik secara intensif.

“Masih dalam pemeriksaan,” jelasnya.

Sebelumnya, jajaran Polda Sulawesi Tenggara mengamankan 81 orang diduga pelaku pembakaran 87 unit rumah di Desa Gunung Jaya, Kecamatan Siotapina, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara. Mereka merupakan warga Desa Sampuabolo yang sebelumnya terjadi bentrok antar desa tersebut.

Andre Rosiade: Informasi Itu Didapatkan Pak Prabowo Langsung dari Pak SBY

“Tadi pagi sudah dilakukan upaya penindakan dan berhasil diamankan 81 diduga pelaku pembakaran dari warga Desa Sampuabolo. Mereka sedang dalam proses pergeseran dari Buton menuju Kendari, karena nanti proses penyidikannya akan dilakukan di Polda Sultra,” kata Harry saat dihubungi JawaPos.com, Sabtu (8/6).

Harry menuturkan, 81 orang tersebut belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka. Status mereka hingga kini masih diduga sebagai pelaku pembakaran.

“Semuanya statusnya masih diduga pelaku dan terperiksa. Nanti kalau sudah dilakukan pemeriksaan di Polda baru nanti bisa ketahuan perannya masing-masing,” tandas Harry. (jp)

One thought on “Korban Kerusuhan di Buton Dibantu Rumah Desa

Comments are closed.