Lama Antre di Dermaga, Belasan Penumpang Pingsan

Minggu, 9 Juni 2019 - 21:40 WIB

FAJAR.CO.ID, BAKAUHENI – Belasan penumpang arus balik pingsan saat mengantre masuk kapal di dermaga pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, pada Minggu atau H+3 Lebaran 2019. Mereka pingsan diduga karena kelelahan dan dehidrasi.

Dari data yang dihimpun, ada sebanyak 13 orang pemudik pingsan dikarenakan lama menunggu.

Ini Alasan Istri Ruben Onsu Tinggal di Singapura hingga Juli

Kepadatan pemudik sudah terlihat pada pukul 12.00 WIB hingga pukul 14.36 WIB tempat pembelian tiket dan dermaga dipadati pemudik. Antrean mengular sampai beberapa dermaga yang ada di Pelabuhan Bakauheni.

Salah satu pemudik yang pingsan adalah Rusmanto Adi, 32. Rusmanto mengalami pingsan dan dibawa ke Pos Kesehatan.

Wahyu Wibowo, 23, salah satu rekan korban mengatakan, Rusmanto pingsan saat akan mengantre masuk ke kapal.

“Memang tadi antrenya terlalu lama sekali ada sekitar 45 menit proses untuk menunggu mau masuk ke kapal. Akibat kelelahan itu dia jatuh pingsan. Karena memang kami mau ke Cikupa, Tangerang, dari Kemiling,” ujarnya, Minggu (9/6).

Sudan Makin Memanas, Pemimpin Oposisi Ditangkapi

Menurutnya, rekannya tersebut memang sebelum berangkat telah mengalami tidak enak badan. “Dari rumahnya tadi kondisinya lagi sakit. Mungkin pas tadi mau ngantri itu dia rasa ingin pingsan karena kondisi cuaca panas,” katanya.

Perawat KKP Kelas II Panjang, Bangkit, mengatakan banyaknya penumpang pejalan kaki yang pingsan dan kelelahan disebabkan oleh antrean yang panjang.

“Kurang makan, dan istirahat juga. Ini memungkinkannya. Setelah mendapat perawatan di sini, kita anjurkan untuk istirahat dulu, jangan dipaksa akan untuk berangkat,” katanya.

Hoaks, Petinggi Polri Perintahkan Tangkap Perwira TNI Aktif?

Pada pukul 14.16 WIB, petugas kesehatan KKP Kelas II Panjang masih memberi penanganan insentif terhadap penumpang yang dirawat. Pada pukul 14.18 WIB, petugas KKP kembali menerima pasien yang kelelahan.

Besar kemungkinan penumpang pejalan kaki yang pingsan dan kelelahan masih akan bertambah mengingat padatnya antrean. (jpnn)