Bercerai, Tak Kuat Menanggung Malu Suami Suka Pamer Kemaluannya

0 Komentar

FAJAR.CO.ID–Pernah mendengar atau melihat lelaki ekshibisionis yang memamerkan kemaluannya di muka umum? Yang dipameri saja merasa ngeri, apalagi yang menjadi pasangan hidupnya.

Itu pula yang dialami Karin -bukan nama sebenarnya- sebagai istri seorang ekshibisionis. Perempuan berusia 34 tahun itu merasa tak kuat menanggung malu karena suaminya -sebut saja Donwori- suka memamerkan kemaluannya di publik.

Pria paruh baya itu bangga jika ‘senjata andalannya’ dilihat orang lain. Namun, baru belakangan ini saja Karin mengetahui kebiasaan buruk suaminya.

Suatu saat Karin dibuat kaget oleh suaminya. Donwori dengan tanpa beban berjalan ke halaman rumahnya lalu memelorotkan celana.

Donwori memamerkan pantatnya kepada sejumlah perempuan yang sedang merumpi di emperan rumah tetangga. Teriakan histeris pun muncul karena para wanita yang melihat ulah Donwori merasa jijik.

Ketika suara teriakan muncul, Donwori bukannya malu, tetapi malah menggila dengan menggoyang-goyangkan pinggulnya. Sementara Karin yang melihat ulah suaminya hanya terbengong-bengong.

“Gak tak apak-apakne. Cuma mlongo tok saking kagete ambek sing tak sawang (tidak saya apa-apakan. Cuma melongo karena saking kagetnta dengan yang saya lihat, red),” tutur Karin di ruang tunggu Pengadilan Agama (PA) Kelas IA Surabaya pertengahan Ramadan lalu.

Setelah peristiwa memalukan itu, Karin pun mewanti-wanti Donwori agar tidak mengulanginya. Karin juga mengancam menggugat cerai jika Donwori tak menggubris peringatannya.

Namun dasar pria sableng. Alih-alih tobat, Donwori malah mengulanginya.

Kali ini, Donwori makin berani dengan memperluas daerah ‘jajahannya’ untuk memamerkan kemaluannya. Donwori tak hanya memamerkan ‘onderdil’ andalannya di halaman rumah, tetapi juga di pinggir jalan, jembatan, hingga sekolahan.

Kabar tentang kelakuan Donwori itu sampai juga ke Karin. Ada tetangga yang melihat Donwori beraksi di jembatan penyeberangan orang.

“Sampek dividiono, dikirim nak aku. Lek nak aku tok gak masalah, lha lek disebar gak nggarai isin ngunu iku (sampai dibuat videonya, terus dikirim ke saya. Kalau cuma saya saja tak masalah, lha kalau disebar bikin malu, red),” keluh Karin.

Lantaran kesal dengan Donwori yang tak bisa diajak kompromi, Karin pun memutuskan untuk meninggalkan suaminya yang punya kelainan. Karin pilih cekatan sebelum makin banyak orang melabelinya sebagai istri pria kelainan.

Karin pun tak mengerti alasan Donwori suka pamer kemaluan. “Ra jelas. Ditakoni ya mek cengengesan wae (tak jelas. Ditanya malah cengengesan, red),” pungkas perempuan yang tinggal di daerah Wiyung itu.(JPR/JPNN)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...