Mamuju Kembali Alami Inflasi

Senin, 10 Juni 2019 - 18:18 WIB

FAJAR.CO.ID, MAMUJU–Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat kembali mengalami inflasi pada priode Mei 2019 ini. Kemerosotan mencapai 0,62 persen, ketimbang April lalu hanya 0,17 persen.

Sebelumnya, Mamuju sempat mengalami Deflasi dari Januari hingga Maret 2019, dan mulai memasuki fase inflasi dengan gejolak naiknya harga barang pada april 2019.

Kepala BPS Sulbar, Win Rizal, mengatakan, inflasi di Mamuju pada Mei 2019 terjadi karena adanya peningkatan harga yang ditunjukkan oleh peningkatan indeks harga pada tiga kelompok pengeluaran.

“Ketiganya, yaitu kelompok bahan makanan 2,63 persen; kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau 0,13 persen; dan kelompok sandang 0,31 persen,” ungkap Win Rizal, dalam rilis Badan Pusat Statistik perwakilan Sulawesi Barat, Senin, (10/6/2019).

Berdasarkan hasil survei harga konsumen, 82 kota di Indonesia pada bulan Mei 2019, menunjukkan bahwa 81 kota mengalami inflasi dan hanya 1 kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Tual sebesar 2,91 persen dan terendah di kediri sebesar 0,05 persen.

Mamuju dengan inflasi sebesar 0,62 persen menempati urutan ke 47 dari 81 kota yang mengalami inflasi. sementara untuk 11 kota yang menjadi fokus pemantauan BPS di seluruh pulau sulawesi, Mamuju menempati urutan ke 9 dengan perubahan indeks tahun ke tahun (mei 2019 terhadap mei 2018) terjadi inflasi sebesar 1,25 persen.

“Pada Mei 2019, Mamuju mengalami peningkatan peningkatan indeks harga konsumen (IHK) dari 132,05 pada april 2019 menjadi 132,87 pada mei 2019,” tuturnya. (sal)