Polisi Buru 18 DPO Pembakar Polsek Tambelangan


FAJAR.CO.ID, SAMPANG–Kasus pembakaran kantor Polsek Tambelangan ditangani langsung Polda Jawa Timur (Jatim). Sudah ada 21 orang yang ditetapkan dalam daftar pencairan orang (DPO). Tiga di antaranya menyerahkan diri ke Polres Sampang kemarin (10/6).Dua DPO menyerahkan diri pukul 10.00 kemarin. Polres enggan menyebut nama terang. Mereka berinisial ST dan RH. Kemudian, satu DPO berinisial HM menyerahkan diri tadi malam.Inilah nama-nama yang masuk DPO, Habib Zaki, warga Desa Mambulu Barat; Mohammad, warga Desa Samaran; dan Subah, asal Desa Birem. Kemudian, Maskur, warga Desa Karang Anyar; Abdul Manab, Desa Mambulu Barat; S. Muhammad Assegaf, Desa Barung Gagah; S. Abdullah Assegaf, Desa Tambelangan; dan Kiai Amin Humaidi, warga Tambelangan.

Bocah Tua Nakal, Kerap Intip dan Koleksi CD Cewek Penghuni Indekosnya

Lalu; Mahfud, asal Desa Barung Gagah; Kholil, Desa Tambelangan; Mas’ud, Desa Birem; Mad Seleng, Desa Baloporoh; Satiri, Desa Samaran; dan Yusuf, Desa Tambelangan. Selanjutnya, Yanto, Desa Samaran; Rokhim, Desa Samaran; Mamad, Desa Samaran; Tebbur, Tambelangan; Hoiron, Desa Samaran; serta Yono, Tambelangan. Dua puluh desa itu berada di Kecamatan Tambelangan. Sementara DPO yang di luar Tambelangan adalah Sahram, Kecamatan Kokop, Bangkalan.Kapolres Sampang, AKBP Budi Wardiman mengutarakan, DPO yang menyerahkan diri ke polres ada yang didampingi tokoh masyarakat dan ada tokoh agama. ”Saya langsung koordinasi ke polda kalau ada DPO yang menyerahkan diri,” katanya.

Komentar

Loading...