Viral! Ceramah Ustaz Lancip Ibaratkan Joko seperti Firaun

Selasa, 11 Juni 2019 - 07:59 WIB

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Potongan ceramah Ustaz Ahmad Rifky Umar Said Barayis alias Ustaz Lancip, soal kerusuhan di Jakarta pada 22 Mei 2019 viral di media sosial.

Ceramah tersebut disampaikan Ustaz Lancip saat mengisi kuliah Subuh di Majlis Al-Ihya Bogor, Minggu (2/6/2019).

Dalam ceramahnya, Ustaz Lancip membuat dialog imajinatif antara Joko dengan malaikat Izrail atau malaikat pencabut nyawa.

Ia mengibaratkan Joko sebagai pemimpin zolim, seperti Firaun. Joko suka menipu orang dan membunuh rakyat.

Lancip mengatakan bahwa saat ini Indonesia tengah berduka. Ramadan tahun ini pun dianggapnya sebagai bulan kematian.

“Sekarang nih lagi berduka Indonesia. Ibu Ani Yudhoyono meninggal dunia. Mudah-mudahan beliau diterima iman islamnya oleh Allah swt,” kata Ustaz Lancip dikutip dari akun Youtube Al-Ihya TV.

Tak Berniat Lawan Adnan, Karaeng Kio: Kami Mesra

“Ini Ramadan bulan kematian. Belum kemarin tanggal 21 dan 22 Mei, itu banyak banget yang meninggal dunia. Luar biasa ditembakin orang-orang yang tidak berdosa, masya Allah,” tambahnya.

Lancip menyebut banyak orang mengeluarkan pelurunya untuk membunuh saudaranya sendiri. “Ini tahun kesedihan bangsa kita. Tahun kesedihan umat Islam. Tahun kesedihan orang Indonesia,” katanya.

Ustaz Lancip kemudian menyebut beberapa masjid di Jakarta ditembaki saat kerusuhan 21 dan 22 Mei 2019. “Masjid Al Makmur ditembakin dalamnya. Jadi itu bukan hoaks. Tiga masjid dibredel ama Brimob,” bebernya.

Tak hanya itu, lanjut Lancip, aparat juga mendatangi markas di Petamburan untuk menembaki orang-orang yang sedang tidur.

Ma’ruf Masuk Struktur BNI Syariah dan Mandiri Syariah, BW: Pelanggaran Serius

“Dan yang lebih biadabnya lagi, mereka berangkat ke Markas Petamburan. Di Petamburan orang lagi pada tidur ditembakin,” cetusnya.

Ia menambahkan, kerusuhan di Jakarta pada 21 dan 22 Mei menyebabkan puluhan orang meninggal dunia dan ratusan lainnya hilang.

“Ibu tau berapa yang mati sekarang? Hampir 60 orang. Ratusan orang masih hilang. Ponakan saya sampai hari ini belum ketemu,” imbuhnya.

Ia menyebutkan bahwa apa yang disampaikannya bukan hoaks. Sebab, dia menyaksikannya secara langsung.

“Kita udah siaga satu pak. Ini saya bukan ngomong hoaks. Saya saksi mata. Allah gerakkan langkah saya menuju Tanah Abang. Allah kasih lihat lagi, nih aslinya,” katanya.

Kabar Gembira…, Gaji ke-13 Cair Juli

“Itu bukan saya ngomong hoaks. Saya saksi matanya. Saya duduk di putaran Tanah Abang. Saya lihat ditembakin. Cuman saya gak tahu ditembakin tuh masjid,” kata Lancip berapi-api.

Ustaz Lancip khawatir pengajian juga akan terus diintimidasi. Karena itu, dia mengajak para jemaah untuk melawan kezaliman dengan doa. “Doa itu senjatanya orang mukminin,” kata Ustaz Lancip. (jpnn)