Batasi Pengunjung Sidang Sengketa Pilpres, MK Siapkan Videotron

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Mahkamah Konstitusi (MK) memberlakukan pembatasan jumlah pengunjung yang bisa memasuki area ruang sidang sidang sengketa hasil Pilpres 2019. MK membatasi 15 orang untuk pihak yang terlibat dalam sengketa Pilpres 2019.

“Diputuskan bahwa yang menyaksikan persidangan itu dibatasi masing-masing pihak maksimal 15 orang,” kata Juru Bicara MK, Fajar Laksono ditemui di kantornya, Selasa (11/6) ini.

Fajar beralasan, MK ingin menjaga sisi kondusivitas sidang sengketa Pilpres 2019. Sebab itu, lembaga yang dipimpin Anwar Usman itu melakukan pembatasan.

Hadapi Gugatan Prabowo-Sandi, Ini Komponen Hukum Jokowi-Ma’ruf

“MK semata-mata memastikan bahwa sidang berjalan lancar,” ucap dia.

Meski begitu, pengunjung yang gagal memasuki ruangan sidang, tidak perlu berkecil hati. Menurut Fajar, MK menyediakan televisi di area luar persidangan. Televisi tersebut nantinya menyiarkan langsung jalannya persidangan.

“Semua pihak, kami akan sediakan live streaming dan videotron,” ungkap dia.

Menang di Sulsel, Prabowo-Sandi Tuntut Pemungutan Ulang

Sebagai informasi pasangan capres dan cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto – Sandiaga Uno mengajukan gugatan hasil sengketa Pilpres 2019.

Dalam sidang ini, paslon nomor urut 02 menggugat Komisi Pemilihan Umum. Sedianya, pihak capres dan cawapres nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) – Ma’ruf Amin bakal menjadi pihak terkait dalam sidang sengketa hasil Pilpres 2019. (jpnn)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...