Restorasi Danau Tempe

Kerusakan lingkungan Danau Tempe telah mengalami tingkat yang cukup parah sehingga fungsi ekonomi sebagai sumber perikanan air tawar dan fungsi ekologis juga mengalami gangguan. Bahkan mengakibatkan bencana banjir setiap tahun, rumah panggung penduduk terendam, terkadang memaksa penduduk berhenti beraktivitas. Masuknya nutrien dari limbah domestik, serta pertanian secara tidak terkendali menyebabkan suburnya eceng gondok di perairan sehingga sebagian besar permukaan danau tertutupi tumbuhan dan menghambat penetrasi cahaya matahari untuk proses fotosintesis.

Selain penurunan produktivitas perairan oleh eceng gondok, problem lain yang terjadi adalah pendangkalan oleh masukan sedimen yang berasal dari sekitar danau, kegiatan pengolahan tanah untuk lahan pertanian serta penebangan hutan yang dilakukan secara intensif maupun akibat erosi di wilayah DAS di daerah hulu. Akibat proses sedimentasi yang terjadi terus-menerus dan meningkat setiap tahunnya menjadikan Danau Tempe yang selama ini menjadi habitat ikan air tawar dan satwa burung diperkirakan akan menjadi daratan yang hanya meninggalkan kenangan nama.

Sinkronisasi pengelolaan Restorasi dan upaya optimalisasi manfaat ekonomi dari sumber daya perikanan Danau Tempe yang keberlanjutan harus selaras dengan karakteristik ekologis serta daya dukungnya. Perhatian pemerintah terhadap manajemen danau perlu dibenahi demi keberlajutannya dengan mengidentifikasi dan memetakan gangguan eksternal yang mengancam, baik secara fisik, kimia, biologis, maupun sosial ekonomi.

Mengidentifikasi dan estimasi risiko, dampak yang timbul bila bahaya berubah menjadi bencana, dan meningkatkan kesiapsiagaan. Tentunya, wilayah yang dikelola bukan hanya badan air danau dan reservoir tetapi meliputi seluruh wilayah, mulai dari badan air danau, sub-wilayah sungai di hulu maupun di hilir. Perlu penetapan zonasi kawasan danau menjadi kawasan konservasi dan pemanfaatan serta kawasan penyangga sehingga pengelolaan menjadi lebih fokus dan terintegrasi.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : asrie


Comment

Loading...