Anggota Dewan Pers, Pemred Tempo Siap Tak Dilibatkan

Kamis, 13 Juni 2019 07:28

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Pemimpin Redaksi Majalah Tempo, Arif Zulkifli menegaskan Dewan Pers bakal profesional dalam menangani perkara dugaan pelanggaran kode etik peliputan keterlibatan Tim Mawar dalam insiden rusuh di Sarinah, Jakarta Pusat pada 21 dan 22 Mei lalu.Dia pun tak mempermasalahkan posisinya yang kini menjabat sebagai anggota Dewan Pers periode 2019-2022.“Kode etiknya jelas sekali. Kalau ada laporan yang menyangkut media di mana anggota Dewan Pers itu bekerja dia harus off. Tadi rapat pleno pertama salah satunya membahas laporan kepada Majalah Tempo. Saya langsung bilang oke saya keluar. Nanti setelah pembicaraan itu selesai saya diundang lagi buat pembicaraan yang lain,” kata dia ketika ditemui dalam acara pisah sambut anggota Dewan Pers di Jakarta Pusat, Rabu (12/6) malam.

Pemilu dan Idulfitri

Dia juga merespons baik sikap dari kuasa hukum mantan ketua Tim Mawar, karena mengadukan perkara ini ke Dewan Pers sebelum ke Bareskrim Polri.Meski, kata Arif, setiap perkara yang berkaitan karya jurnalistik, sepatutnya ditangani Dewan PersApalagi, antara Kapolri, Jenderal Tito Karnavian dan Dewan Pers telah ada MoU untuk penanganan perkara yang menyangkut hasil peliputan dan merugikan narasumber.Arif menambahkan, rencananya Dewan Pers akan melakukan mediasi antara pihak Majalah Tempo dengan pihak pelapor. Nantinya, dalam mediasi itu, Arif tak akan ikut.

Tergoda Kemolekan Gadis Ini, Pemuda Ini Perkosa Teman di Pondok Kebun

“Saya sama sekali enggak dilibatkan. Mungkin nanti ada perwakilan dari redaktur (Majalah Tempo),” imbuh dia.

Bagikan berita ini:
2
3
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar