Pengacara Sebut Justru Mayjen Kivlan Zen Sasaran 4 Pejabat, Aduh, Mana yang Benar?

Kamis, 13 Juni 2019 - 11:04 WIB

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Muhammad Yuntri, kuasa hukum mantan Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat, Mayjen (Purn) Kivlan Zen membantah kliennya punya rencana membunuh empat pejabat negara yakni yakni Menko Polhukam Wiranto, Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Kepala BIN Jenderal Budi Gunawan serta staf khusus presiden bidang intelijen dan keamanan Gories Mere.

Menurut Yuntri, justru kliennya yang jadi incaran ke empat pejabat tersebut. “Iwan (alias HK anak buah Kivlan) justru datang ke Pak Kivlan mengatakan bahwa Pak Kivlan mau dibunuh oleh empat orang itu,” katanya seperti dikutip dari Jawa Pos (Grup Fajar), Kamis (13/6).

Lutfie Natsir Buka-bukaan Soal Pencopotannya, Begini Pembelaannya

Dia mengatakan, hingga saat ini pihak Kivlan belum dibolehkan kepolisian untuk bertemu dengan Iwan. Yuntri juga penasaran ingin menanyakan pengakuan Iwan itu secara langsung. “Dikhawatirkan cerita Iwan dengan yang kami terima dari Pak Kivlan itu berbeda,” ungkap dia.

Dia juga menjelaskan, tentang uang sebesar SGD15 ribu yang dikatakan polisi berasal dari Kivlan untuk aksi kerusuhan. Menurut Yuntri uang itu diberikan untuk demo, bukan untuk kerusuhan. “Berbarengan itu kan ada peringatan Supersemar, dia diberikan uang untuk demo sekitar SGD15 ribu atau Rp150 juta. Sekarang ini muncul dan ceritanya malah dibalik yang dibikinnya pengakuan dari polisi,” ungkap dia.

Jalan AP Pettarani Banyak Gundukan

Yuntri juga menjelaskan ihwal kepemilikan senjata. Menurut dia, Iwan yang menawarkan senjata api karena di kawasan rumah Kivlan masih terdapat babi hutan. Jadi senjata itu untuk berburu babi, bukan untuk kepentingan lainnya. “Rumah pak Kivlan di Gunung Picung di Bogor, maka itu kan masih ada hutan-hutannya banyak babi, Iwan bilang ini ada senjata. Pak Kivlan bilang itu bukan untuk bunuh babi tapi bunuh tikus,” klaim Yuntri.

Sebagaimana diketahui, Kivlan Zen ditetapkan tersangka kepemilikan senjata api ilegal dan perencanaan pembunuhan kepada empat tokoh nasional dan seorang pemilik lembaga survey.

Innalillah…, Aktor Senior Robby Sugara Meninggal

“Saya HK berdomisili di Cibinong. Saya diamankan polisi pada tanggal 21 Mei, 23.00 WIB, terkait ujaran kebencian dan kepemilikan senpi, dan ada kaitannya dengan senior saya, jenderal saya, yang saya hormati dan banggakan, Mayjen Purnawirawan Kivlan Zein,” ungkap HK melalui video yang ditampilkan dalam konpers di Menko Polhukam.

Menurut HK, pada Maret 2019 dirinya dipanggil oleh Kivlan Zen bertemu di Kelapa Gading. Di sana dia diberikan uang Rp 150 juta untuk membeli empat senjata api. “Adapun pesan Pak Kivlan, saya target Wiranto (Menkopolhukam) dan Luhut (Binsar Panjaitan; Menko Kemaritiman).” katanya. (jpnn)

2 thoughts on “Pengacara Sebut Justru Mayjen Kivlan Zen Sasaran 4 Pejabat, Aduh, Mana yang Benar?

Comments are closed.