Alasan Pacaran, Guru Ini Hamili Siswi SMP

FAJAR.CO.ID, KUTAI BARAT - Guru pegawai tidak tetap (PTT) di SMPN 1 Kecamatan Tering, Kalimantan Timur, berinisial AR alias MM diduga menghamili siswinya, Mawar (bukan nama sebenarnya).

Perbuatan AR membuat Mawar hamil enam bulan. Namun, AR ternyata enggan bertanggung jawab.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, AR dan Mawar memang menjalin asmara sejak 2017. Setelah mengetahui Mawar hamil, AR malah meminta kekasihnya itu menggugurkan kandungan.

Isi Surat Ini yang Buat Trump Puji Kim Jong-un

AR juga memaksa Mawar meminum obat penggugur kandungan atau ke dukun beranak. Namun, Mawar menolak.

Mawar akhirnya melaporkan kehamilannya kepada orang tua AR. Orang tua Mawar juga berupaya mediasi melalui pengurus Kampung Muara Asa dan Muyub Ilir.

Karena AR tidak kunjung bertanggung jawab, korban akhirnya mengalami stres berat.

Kondisi itu berdampak pada janin yang ada di perut Mawar. Mawar melahirkan secara prematur di RSUD Harapan Insan Sendawar pada 13 Mei 2019.

Ayah dan Ibu Pesta Soju dan Main Gim 6 Hari, Bayi 7 Bulan Tewas

Bayi yang dilahirkan meninggal. Kasus itu berlanjut ke kepolisian pada 3 Juni 2019. Laporan korban diterima Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Kutai Barat.

Namun, hingga kini belum ada perkembangan penanganan kasus tersebut. Tokoh Rumpun Tunjung Dataran Tunjung Asa Ayonius mengaku menyayangkan kejadian itu.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : hamsah


Comment

Loading...