Hujan Batu


Oleh Dahlan Iskan

FAJAR.CO.ID–Wajahnya sembab. Matanya berlinang. Namun tangannya mengepal.Bicaranya tegang. Penuh emosi. Sedih dan jengkel menjadi satu pada diri Carrie Lam.

Chief Executive Hong Kong itu gusar: dituduh akan menjual Hong Kong. Oleh para demonstran yang memblokade gedung parlemen. Hari Minggu lalu. Yang jumlahnya mencapai rekor: 1.030.000 orang. Mayoritas anak muda.?Carrie Lam bukan politisi. la birokrat karier. Terpilih dengan suara meyakinkan, 70 persen. Dalam sistem pemilihan demokrasi yang beda banget.?

Ini Harapan Senayan dari Sidang Sengketa Pilpres 2019

Demo itu berulang Rabu lalu. Saat Carrie Lam ngotot proposalnya harus tetap dibahas di DPR. Bahkan harus sudah jadi UU Kamis minggu depan.?Jumlah yang demo Rabu lalu memang ‘hanya’ puluhan ribu orang. Namun lebih militan. Anggota DPR benar-benar tidak bisa masuk gedung parlemen. Pembahasan proposal Carrie Lam pun gagal dilakukan.?Terjadi bentrok hebat. Antara polisi dan demonstran.? Yang juga hebat: tidak ada satu pun yang meninggal.?Demonstran tetap menuntut pembatalan proposal. ” Withdraw! Withdraw!” teriak demonstran.?Carrie Lam: tidak akan.?

Polri: Ada Kemungkinan Anggota Gunakan Peluru Tajam

Demonstran lantas minta Carrie Lam mundur.? Carrie Lam: yang saya lakukan adalah benar. “Saya tidak mau Hong Kong jadi surga persembunyian para penjahat,” ujarnya.?Carrie Lam terpilih dua tahun lalu. Dengan perolehan suara begitu meyakinkan.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...