Komentar Yusril Soal Posisi Ma’ruf di BNI Syariah

Jumat, 14 Juni 2019 10:16

FAJAR.CO.ID, JAKARTA–Tim kuasa hukum Jokowi-Ma’ruf menyambangi gedung Mahkamah Konstitusi (MK). Sekitar 33 advokat siap mendampingi capres-cawapres 01 sebagai pihak terkait di MK.Ketua tim hukum TKN 01, Yusril Ihza Mahendra kembali menyerahkan sejumlah dokumen kepada paniter. Dokumen tersebut merupakan tanggapan yang digugat oleh kubu 02 Prabowo-Sandi.“Jadi yang kami serahkan hari ini itu adalah tanggapan atau keterangan terhadap permohonan yang disampaikan oleh pemohon pada 24 Mei 2019 lalu,” kata Yusril di gedung MK, Jakarta Pusat, Kamis (13/6).

Catat! Ini Syarat Medsos Tak Dibatasi dari Wiranto

Yusril menegaskan, dirinya akan memberikan argumen terkait berkas revisi yang dilakukan oleh tim kuasa hukum Prabowo-Sandi pada Selasa (10/6). Ia berpendapat, sebagai pemohon seharusnya kubu 02 tidak melakukan perubahan gugatan.“Tentu kami dengan keras akan menolak adanya perubahan itu. Karena sesuai dengan ketentuan-ketentuan UU dan hukum acara MK bahwa dalam hal sengketa Pilpres ini permohonan itu tidak boleh dilakukan perubahan sama sekali,” tegas Yusril.“Jadi kami akan berpegang teguh pada ketetapan itu dan berharap majelis hakim yang memeriksa permohonan yang sudah ditergister yaitu, permohonan pada 24 Mei 2019 yang lalu,” sambungnya.

Begini Ketatnya Pengamanan Sidang Sengketa Pilpres 2019 di MK

Oleh karena itu, Yusril menyatakan, pihkanya tidak terpancing terhadap pernyataan kubu 02 yang menyebut bahwa cawapres Ma’ruf Amin memiliki jabatan di Bank Mandiri Syariah dan BNI Syariah.

Bagikan berita ini:
5
9
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar