Wabah


Oleh: Kidry AlwiWabah, inilah pintu kematian yang banyak menelan korban manusia ketika penyakit menyebar. Sepanjang millenium kehidupan manusia, jutaan korban terhempas dalam kuburan akibat wabah penyakit. Wabah adalah istilah umum untuk menyebut kejadian tersebarnya penyakit pada daerah yang luas dan pada banyak orang, maupun untuk menyebut penyakit yang menyebar tersebut.Sejarah bercerita ketika wabah penyakit smallpox yang menyebar dibawah oleh Fransisco de Egula pada 5 Maret 1520 menyebar di Kota Cempoallan. Dalam 10 hari wabah cacar kemudian menyebar dan kota itu menjadi lahan kuburan. Pada tahun 1778, Kapten James Cook memasuki Hawai dan memperkenalkan wabah tuberculosis (Tbc) dan Sifilis. Disusul pendatang Eropa memperkenalkan tifus dan cacar.Penduduk Hawai yang berjumlah setengah juta ketika wabah ini menyebar, yang  sisa 70.000 jiwa pada tahun 1853. Pada Januari 1912, ribuan bala tentara di parit-parit timur mati berkelimpangan akibat flu Spanyol. Wabah ini kemudian meluas dan menewaskan 40 sampai 50 juta dalam setahun (Harari, 2019). Belum cukup sampai di situ, wabah terus membawa kematian yang mengerikan disepanjang dekade manusia dalam melawan penyebaran kuman. Masih ada ratusan cerita serupa manusia menjadi mangsa dari wabah penyakit menular.Wabah tidak lagi sekadar penyebaran penyakit yang dulu diistilahkan sebagai kejadian epidemi, yang timbul sebagai kasus baru dari suatu penyakit pada suatu populasi tertentu manusia, dalam suatu periode waktu tertentu, dengan laju yang melampaui laju ekspektasi (dugaan). Wabah bisa juga berupa hal-hal yang dapat menyusahkan dan menganggu kehidupan manusia secara masif.

Komentar

Loading...