Yusril Anggap Enteng Gugatan Prabowo

Jumat, 14 Juni 2019 - 15:09 WIB

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Ketua Tim Hukum Joko Widodo – KH Ma’ruf Amin, Yusril Ihza Mahendra mengatakan, semua gugatan yang dibacakan kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Mahkamah Konstitusi (MK) bisa dipatahkan dengan mudah.

Menurut Yusril, semua yang diperkarakan kubu Prabowo – Sandi merupakan asumsi, bukan fakta. “Semuanya bisa dipatahkan. Ya, karena semuanya itu berupa asumsi saja. Tidak merupakan bukti-bukti yang dibawa ke persidangan ini,” kata Yusril di sela sidang di Gedung MK, Jakarta Pusat, Jumat (14/6).

Massa GNKR Kawal Sidang Sengketa Pilpres di MK

Yusril mengatakan, persidangan ini harusnya menggali fakta-fakta. Apabila benar terjadi kecurangan terstruktur, sistematis dan masif (TSM), maka harus mengungkapkan faktanya.

“Kalau misalkan dikatakan gaji pegawai negeri naik, bayar THR itu diasumsikan bahwa ini adalah bagian dari kecurangan TSM, harus dibuktikan itu kekalahan mereka itu kan 17 juta suara, berapa banyak sih pegawai negeri di seluruh indonesia dan keluarganya,” kata Yusril.

Jalan Trans Sulawesi di Mangkutana Longsor, Poros Makassar Belopa Tergenang Banjir di Luwu

Ketua Umum PBB ini melanjutkan, kubu Prabowo – Sandi juga harus menunjukkan bagaimana kenaikan gaji PNS dan pembagian THR lebih awal, lantas bisa meningkatkan suara. Bahkan harus ada bukti mendetail di daerah mana saja.

Keselamatan Saksi Terancam, Tim Prabowo Minta Perlindungan Saksi MK

“Pak Jokowi menyatakan, ayo, datang pakai baju putih. Nah terus dikatakan ini juga suatu kecurangan, lalu apa hubungannya orang yang baju putih, baju hitam, terus milih di kotak suara, bagaimana cara membuktikannya. Jadi masih merupakan asumsi-asumsi dan belum merupakan bukti yang harus dihadirkan di persidangan ini,” pungkas Yusril. (jpnn)