Figur Perempuan Masih Malu-malu Bertarung di Pilwalkot Makassar

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Figur perempuan punya potensi bertarung di Pilwalkot Makassar 2020. Tetapi, belum berani unjuk gigi.

Pada Pilwalkot Makassar 2018, hanya dua figur perempuan yang bertarung, yakni Andi Rachmatika Dewi dan Indira Mulyasari Paramastuti. Itu pun posisinya calon wakil wali kota (cawawalkot) Makassar.

Sementara pada Pilwalkot 2013, dari sepuluh pasangan calon, hanya dua figur perempuan yang mencalonkan untuk posisi cawalkot Makassar yakni, St Muhyina Muin dan Apiaty Amin Syam. 

Pada Pilwalkot 2020, sejumlah figur yang disebut-sebut berpotensi; Andi Rachmatika Dewi, Aliyah Mustika Ilham, Indira Chunda Thita Syahrul Yasin Limpo, Sri Rahmi, dan Deniary Alwi Hamu belum menyatakan diri untuk maju.

Pakar Politik Unhas, Adi Suryadi Culla, menjelaskan, ketidakpopulisan figur perempuan ini disebabkan pelbagai faktor. Dua diantaranya, belum dilirik oleh partai dan kedua tak berani menunjukkan diri ke publik.

“Padahal ini potensi besar. Mereka juga belum ambil inisiatif. Harusnya sudah pro aktif. Tapi sepertinya masih malu-malu,” ungkap Adi. 

Ketidakberanian ini lanjut Adi Culla, dimungkinkan adanya persepsi budaya yang muncul di masyarakat. Budaya patriarki. “Apalagi, di Sulsel yang menjadi Bupati, baru Indah Putri Indriani (Bupati Luwu Utara). Artinya, yang jadi kepala daerah sangat langkah,” ujarnya.

Sementara figur perempuan yang berhasil duduk dalam pertarungan legislatif jelasnya, belum bisa menjadi tolok ukur. Karena ada unsur paksaan, yakni pemenuhan kuota 30 persen keterwakilan perempuan. 

“Persoalan seperti ini harusnya ada inisiatif dari parpol. Jadi parpol yang harus memajukan figur perempuan. Minimal diwacanakan dulu,” imbuhnya.

Potensinya besar, karena korelasinya dengan pemilih perempuan yang besar. Ada hubungan emosional yang subjektif, apalagi, pemilih perempuan juga mengidentifikasi calon. 

“Sejumlah figur perempuan ini harus cepat dibranding. Yang paling penting, jangan malu-malu,” kuncinya. (ans)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...