Kasau Didampingi Pangkoopsau II Resmikan Skadron Udara 33

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR –- Kepala Staf TNI Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Yuyu Sutisna, didampingi Panglima Komando Operasi TNI Angkatan Udara (Pangkoopsau) II Marsda TNI Henri Alfiandi, meresmikan pengoperasian Skadron Udara (Skadud) 33, dalam upacara peresmian di Apron Skadron Udara 33 Lanud Sultan Hasanuddin. Jumat (14/6/2019).

Turut hadir dalam acara tersebut Para Asisten Kasau, Pangkoopsau III, Pangkosekhanudnas II, Danlantamal VI, Danlanud Sultan Hasanuddin, Bupati Maros, Ketua DPRD Kabupaten  Maros, para Pejabat militer dan Sipil, serta Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat Sulsel lainnya.

Peresmian Skadud 33 ini, ditandai dengan pelantikan Komandan Skadron Udara 33 oleh Kasau, serta penyerahan Duaja kepada Danskadud 33, yang diikuti penandatangan naskah penerimaan jabatan sebagai Danskadud 33.

Kasau Yuyu Sutisna dalam sambutannya mengatakan, presmian Skadron Udara 33 ini merupakan tindak lanjut dari Peraturan Kepala Staf Angkatan Udara No. 5 Tahun 2019 tanggal 18 Februari 2019, tentang Organisasi dan Tugas Skadron Udara 33.

“Pembentukan Skadron ini sebagai salah satu bentuk upaya TNI Angkatan Udara untuk mendukung dan mewujudkan interoperabilitas antara satuan-satuan Tentara Nasional Indonesia di wilayah tengah Indonesia, termasuk  satuan-satuan baru TNI, seperti Divisi Infanteri III Kostrad dan Lantamal VI,” ungkap Kasau.

Menurutnya, pembentukan Skadron Udara 33 diharapkan  dapat memberikan kecepatan dalam pergerakan pasukan, khususnya Divisi Infateri III Kostrad yang berada di Kota Makassar. Skadron Udara III juga memiliki peran strategis  dalam mendukung Operasi Militer Selain Perang (OMSP). Peran tersebut diwujudkan dalam bentuk bantuan angkutan udara untuk mendukung penanggulangan bencana, bantuan kemanusiaan dan evakuasi medis.

“Skadron Udara 33 diharapkan dapat memberikan bantuan-bantuan tersebut dengan lebih cepat, sehingga dapat melaksanakan penanganan sedini mungkin. Terlebih Indonesia adalah negara yang rentan terhadap bencana alam karena terletak di dalam Kawasan Ring of Fire. Sebuah Kawasan yang dipenuhi dengan gunung berapi dan aktifitas seismik seperti gempa bumi,” terang Yuyu Sutisna.

Di akhir sambutannya, Kasau Yuyu Sutisna menegaskan, kepada seluruh anggota Skadron Udara 33, adalah pionir sekaligus pahlawan dalam pembentukan Skadron Udara 33. “Saya mengerti bahwa mengoperasikan skadron yang baru dengan personel dan fasilitas yang terbatas tidaklah muda. Namun demikian saya merasa optimis bahwa kalian dapat mengawal tugas dan tanggung jawab secara profesional karena kalian adalah orang-orang terbaik yang dipilih untuk merintis dan mengembangkan Skadron Udara 33 menjadi skadron udara yang unggul,” jelasnya. (lis)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...